Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Waspada! Triwulan III 2021, 56 Orang Meninggal karena Demam Berdarah

Waspada! Triwulan III 2021, 56 Orang Meninggal karena Demam Berdarah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pancaroba, Waspadai Demam Berdarah dan Leptospirosis

Waspada!  Triwulan III 2021,  56 Orang Meninggal karena Demam Berdarah
Waspadai demam berdarah dan leptospirosis.

INI Kebumen SEMARANG – Pergantian musim, masyarakat diminta mewaspadai penyakit demam berdarah. Pasalnya, hingga triwulan III (Januari-September) 2021, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jateng mencapai 2.170 kasus, dengan kematian mencapai 56 orang.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Jateng Irma Makiah mengatakan, telah melakukan langkah strategis. Hal itu dengan menyelenggarakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan di 35 kabupaten/ kota.

Koordinasi itu dilakukan untuk memantapkan strategi pengendalian penyakit utamanya penyakit tular vektor dan zoonosis (penyakit yang dibawa oleh hewan). Penyakit ini termasuk yang rentan terjadi saat pancaroba.

Ia menyebut, kewaspadaan itu penting walaupun hampir dua tahun terakhir angka kasus penyakit itu turun.

“Kesiapsiagaan dari logistik baik dari provinsi maupun dari kabupaten atau kota. Kemudian pemberdayaan masyarakat untuk ikut menanggulangi vektor nyamuk atau tikus. Lalu, untuk kader juru pemantau jentik (Jumantik) termasuk di tingkat sekolah, karena PTM sudah mulai berjalan. Itu perlu koordinasi lintas sektor,” ucapnya, dihubungi Senin, 22 November 2021.

Ditambahkan, menurut data dari Buku Saku Dinkes Provinsi Jateng, hingga September 2021, kasus DBD di Jateng relatif menurun dibanding 2020. Tercatat, ada 2.170 kasus di mana 56 di antaranya meninggal dunia.

Untuk mencegah penyakit itu, warga disarankan melakukan pola hidup sehat dan melakukan aktivitas 3 M (menguras, menutup tampungan air, dan mengubur barang yang berpotensi menampung air).

Jika menemukan gejala demam dengue, misalnya demam, mual, pusing, nyeri perut, Irma meminta warga segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Terkait adanya pihak yang menyelenggarakan fogging mandiri, sebaiknya tetap berkoordinasi melalui Puskesmas setempat.

“Karena, fogging itu ada aturannya. Hubungi Puskesmas, tanyakan apakah fogging itu sudah berizin,” sebutnya.

Tak hanya DBD, Irma juga meminta warga mewaspadai penyakit Leptospirosis saat intensitas hujan meningkat. Sebab, hingga September sudah ada 184 kasus dengan kematian mencapai 35 kasus. Di Jateng ada 21 kabupaten dan kota yang mencatatkan kasus ini.

Masa inkubasi penyakit itu cukup singkat. Jika terpapar, dalam kurun 7-10 hari penyakit bisa mengalami perburukan jika tidak diobati. Oleh karenanya, warga disarankan segera melapor ke Puskesmas jika ada kasus terjadi di lingkungan tinggal.

“Leptospirosis ini terjadi jika orang kontak dengan cairan, atau kotoran dari hewan pembawa bakteri Leptospira salah satunya tikus. Kalau terkena mukosa atau luka bisa tertular. Gejalanya itu demam, mata merah, ikterik (warna kuning pada kulit). Jika terlambat penanganan bisa terjadi gagal ginjal, dan menyebabkan kematian,” pungkas Irma.

Untuk pencegahannya, Irma menyebut dengan menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan faktor risiko leptospirosis. Dikatakannya, Leptospirosis rentan menular melalui genangan air, banjir, daerah dengan populasi tikus tinggi, kebun dan pertanian.(*)

Sumber: jatengprov.go.id

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serentak, Seluruh Gereja di Kebumen Gelar Penggalangan Dana dan Doa Bersama untuk Etnis Rohingya

    Serentak, Seluruh Gereja di Kebumen Gelar Penggalangan Dana dan Doa Bersama untuk Etnis Rohingya

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Aksi kepedulian atas krisis kemanusiaam yang terjadi di Rakhine, negara bagian Myanmar, tak hanya dilakukan oleh umat Islam saja. Di Kebumen, aksi tersebut juga dilakukan oleh komunitas warga yang beragama nasrani. Wakapolres Kebumen Kompol Cristian Aer, memasukan bantuan dana ke dalam kotak amal di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jalan Arungbinang Kebumen,  Minggu […]

  • Kunker Presiden, Ganjar Paparkan Progres Penanganan Covid-19 di Jateng

    Kunker Presiden, Ganjar Paparkan Progres Penanganan Covid-19 di Jateng

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    “Mereka, pasukan di depan yang kita minta untuk mengamankan daerah masing-masing. Inilah pasukan terdepan yang kita banggakan,” kata Ganjar di Gradhika Bhakti Praja.  Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan terkait penanganan Covid-19 di Jateng. (Foto : Simon/Humas Jateng) INI Kebumen, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memaparkan progres penanganan Covid-19 kepada Presiden Joko Widodo saat […]

  • Ketua KONI Kebumen Jalani Sidang Perdana Kasus Pencemaran Nama Baik

    Ketua KONI Kebumen Jalani Sidang Perdana Kasus Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Ketua KONI Kabupaten Kebumen, Abdul Karnain Marjuned (60) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kebumen, Rabu sore, 7 Februari 2018. Pria yang juga rekanan Pemkab Kebumen ini dimejahijaukan atas kasus pencemaran nama baik anggota DPR RI KRT Darori Wonodipuro, melalui akun media sosial facebook. Ketua KONI Kebumen, Abdul Karnain saat mengikuti sidang […]

  • Ganti Kapolres, Gus Yazid Yakin Tak Ganggu Agenda Penting di Kebumen

    Ganti Kapolres, Gus Yazid Yakin Tak Ganggu Agenda Penting di Kebumen

    • calendar_month Jumat, 7 Des 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Meski terjadi pergantian pimpinan di Polres Kebumen, sejumlah agenda penting di Kebumen tetap berjalan lancar. Terlebih saat ini menjelang perayaan Natal dan tahun baru.  Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyerahkan cinderamata kepada AKBP Arief Bahtiar yang akan bertugas sebagai Kapolres Demak. “Saat dimana aktivitas masyarakat meningkat, arus lintas juga padat, kemanan dan […]

  • 71 Tahun Numpang, Makodim 0709 Kebumen Rencananya Bakal Dipindah ke Bekas RSUD Lawas

    71 Tahun Numpang, Makodim 0709 Kebumen Rencananya Bakal Dipindah ke Bekas RSUD Lawas

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Saat ini prosesnya masih berada di Pemkab Kebumen. Pihaknya berharap proses hibah berjalan lancar, sehingga rencana pemindahan Makodim dapat segera direalisasikan. Salah satu lorong bekas RSUD Kebumen www.inikebumen.net KEBUMEN – Selama 71 tahun, ternyata Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0709 Kebumen yang terletak di Jalan Merak Nomor 1 Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, menempati lahan milik […]

  • Perbedaan Rukyat dan Hisab, Dua Metode Penentuan Awal Ramadan

    Perbedaan Rukyat dan Hisab, Dua Metode Penentuan Awal Ramadan

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Di Indonesia sendiri terdapat 86 titik pemantauan hilal yang tersebar di 34 provinsi. Ilustrasi INI Kebumen, KEBUMEN – Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah akan digelar pada Senin 12 April 2021. Sidang yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) tersebut merujuk dari pengamatan atau rukyatul hilal di sejumlah daerah. Perlu diketahui penentuan awal Ramadan, selain […]

expand_less