Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Perbedaan Rukyat dan Hisab, Dua Metode Penentuan Awal Ramadan

Perbedaan Rukyat dan Hisab, Dua Metode Penentuan Awal Ramadan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di Indonesia sendiri terdapat 86 titik pemantauan hilal yang tersebar di 34 provinsi.

Perbedaan Rukyat dan Hisab, Dua Metode Penentuan Awal Ramadan
Ilustrasi

INI Kebumen, KEBUMEN – Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah akan digelar pada Senin 12 April 2021.

Sidang yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) tersebut merujuk dari pengamatan atau rukyatul hilal di sejumlah daerah.

Perlu diketahui penentuan awal Ramadan, selain menggunakan metode rukyat hilal, juga bisa dilakukan dengan metode hisab (perhitungan).

Kedua cara ini tertera pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 dan UU Nomor 3 Pasal 25 A.

Untuk mengetahui lebih jelas perbedaan antara kedua metode tersebut, dengan melansir dari Kompas.com, berikut penjelasannya.

Rukyatul Hilal

Rukyatul hilal dapat diartikan sebagai aktivitas pengamatan visibilitas hilal atau bulan sabit muda saat matahari terbenam sebagai tanda pergantian bulan pada kalender Hijriah.

Di Indonesia sendiri terdapat 86 titik pemantauan hilal yang tersebar di 34 provinsi. Sebelum pemantauan Kemenag akan bekerja sama dengan ormas serta para pakar dari BMKG, Lapan, dan pondok pesantren, untuk melakukan perhitungan soal ketinggian hilal agar tidak terjadi ‘salah lihat’.

Sebab, jika tinggi hilal berada di bawah 2 atau 4 derajat, maka kemungkinan obyek yang dilihat bukan hilal, melainkan bintang, lampu kapal, atau obyek lainnya.

Tepatnya lagi jika hilal yang dilihat memiliki ketinggian di atas 2 derajat, elongasi atau jarak sudut matahari-bulan 3 derajat, dan umur minimal 8 jam saat ijtimak.

Metode Hisab

Sementara itu, yang dimaksud metode hisab adalah perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan sebagai tanda dimulainya awal bulan pada kalender Hijriah.

Metode hisab yang berkembang di Indonesia memiliki beberapa rujukan atau kitab dan sudah menggunakan metode kontemporer.

Dan dalam penentuan awal bulan Ramadhan atau bulan yang lain dalam kalender Hijriah, Kemenag menggunakan data ephemeris antara hisab dan rukyat.

Terlepas dari itu, baik metode hisab maupun rukyat, keduanya merupakan sebuah cara untuk menentukan awal bulan yang tidak bisa dinafikkan karena saling mendukung.(*)

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksotika Manuk Sriginting Berhasil jadi Juara Karnival Kebumen

    Eksotika Manuk Sriginting Berhasil jadi Juara Karnival Kebumen

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Busana dengan tema eksotika manuk sriginting berhasil mencuri perhatian dewan juri batik karnival dalam rangka HUT ke-72 RI tingkat Kabupaten Kebumen. Busana artistik karya Wind Production itu pun berhasil menjadi juara pertama. Peserta Karnival Kebumen Kemudian, juara kedua diraih oleh the King Distro dengan tema busana Wild Pranji. Sedangkan, juara ketiga diraih […]

  • PS Rangkah Dibantai PS Adiwarno 1-10 di Laga Pembuka Turnamen Sepak Bola Putri Kapolsek Buayan Cup 2022

    PS Rangkah Dibantai PS Adiwarno 1-10 di Laga Pembuka Turnamen Sepak Bola Putri Kapolsek Buayan Cup 2022

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    PS Rangkah Dibantai PS Adiwarno 1-10 di Laga Pembuka Turnamen Sepak Bola Putri Kapolsek Buayan Cup 2022 INI KEBUMEN – Turnamen Sepakbola Putri Kapolsek Buayan Cup 2022 resmi dibuka di Lapangan Krida Kecamatan Buayan. Pertandingan yang akan digelar selama 15 hari ke depan dibuka oleh Kapolsek Buayan Iptu Sucipto, Sabtu 15 Oktober 2022. Hadir pada […]

  • Pelajar SMP di Kuwarasan Jadi Korban Perundungan, Pilih Damai dengan Pelaku, Polres Kebumen Beri Penjelasan

    Pelajar SMP di Kuwarasan Jadi Korban Perundungan, Pilih Damai dengan Pelaku, Polres Kebumen Beri Penjelasan

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Viral video perundungan oleh Pelajar, Polres Kebumen menegaskan perkara sudah selesai. (Foto: Pixabay/Tumisu) KEBUMEN – Remaja berinisial RK (14) pelajar kelas VII salah satu SMP di Kuwarasan, Kebumen menjadi korban perundungan. Pelakunya adalah remaja inisial AB (14) pelajar kelas VII salah satu Madrasah di Kecamatan Buayan, Kebumen. Bahkan video kekerasan tersebut viral di media sosial […]

  • Meningkatkan Kualitas Ibadah Selama Bulan Ramadhan

    Meningkatkan Kualitas Ibadah Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kang Juki www.inikebumen.net DI SETIAP bulan Ramadhan umumnya masjid akan penuh, khususnya saat shalat jamaah Isya dan Subuh. Seusai shalat jamaah Isya lazimnya dilanjutkan dengan shalat tarawih, sehingga jamaahnya bertambah. Kurang afdhol rasanya bila berpuasa tanpa melaksanakan shalat tarawih. Sementara shalat jamaah Subuh juga akan bertambah dibanding hari-hari biasa, karena banyak yang tidak tidur lagi […]

  • Pernah Diterjang Banjir, Pelajar MTs Khaudlul Ulum Ikuti Pelatihan Siaga Bencana

    Pernah Diterjang Banjir, Pelajar MTs Khaudlul Ulum Ikuti Pelatihan Siaga Bencana

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    “Air sungai yang meluap menjadikan banjir menggenangi wilayah madrasah sampai dengan Pasar Sruni. Sehingga dapat menjadi ancaman keselamatan warga dan pelajar di sekolah kami,” Peserta pelatihan SSB melakukan foto bersama www.inikebumen.net KEBUMEN – Sebanyak 25 siswa MTs Khaudlul Ulum Penajung Kecamatan Alian, mengikuti pelatihan Sekolah Siaga Bencana (SSB). Kegiatan yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Kebumen […]

  • VIDEO: Derita Usia Senja, Nenek Lumpuh dan Tuli di Ambal Tinggal di Gubuk Reyot

    VIDEO: Derita Usia Senja, Nenek Lumpuh dan Tuli di Ambal Tinggal di Gubuk Reyot

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Ratinem tinggal di Dukuh Kembaran RT 02 RW 01 Desa Entak, Ambal, Kebumen.  Video kondisi Nenek Ratinem INI Kebumen, AMBAL – Sudah selayaknya usia senja merupakan waktu bagi seseorang untuk menikmati masa tuanya bersama keluarga. Namun, tidak dengan nenek Ratinem. Perempuan yang berusia lanjut ini sudah sepuluh tahun tinggal seorang diri di sebuah gubuk reyot […]

expand_less