Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Sering Alami Kelangkaan Gas Melon, Skema Subsidi Harga Gas Bakal Diubah

Sering Alami Kelangkaan Gas Melon, Skema Subsidi Harga Gas Bakal Diubah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tradha sebagai salah satu operator SPBE di Kebumen hanya mengisikan gas ke tabung.

Sering Alami Kelangkaan Gas Melon, Skema Subsidi Harga Gas Bakal Diubah
Pemilik Tradha Group, M Yahya Fuad (kiri)

INI Kebumen, KEBUMEN – Kelangkaan gas elpiji tabung 3 kg yang biasa disebut gas melon masih dirasakan masyarakat. 

Menurut pemilik PT Tradha, M Yahya Fuad, hal itu bisa terjadi akibat lebih besarnya kebutuhan dibandingkan ketersediaan produknya.

“Hampir semua barang subsidi (pupuk, solar, gas, dll) berpotensi untuk terjadi kelangkaan pasokan. Karena anggaran subsidi pemerintah terbatas, sehingga demand cenderung lebih besar dibandingkan supply-nya. Hal tersebut bisa juga terjadi pada gas melon (tabung 3 kg),” ujarnya melalui pesan whats app.

Tradha sebagai salah satu operator SPBE di Kebumen hanya mengisikan gas ke tabung. “Kuota dari Pertamina,” imbuhnya.

Baca juga: Dapat Tambahan 15.120 Tabung, Stok Gas Melon di Kebumen Aman untuk 3 Hari

Sejak 2018 Pertamina sebenarnya sudah mulai mengarahkan pengguna gas melon bersubsidi untuk migrasi ke Bright Gas 5,5 kg yang nonsubsidi. 

Hal ini seiring terbitnya Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2018, yang mengatur gas melon dengan harga subsidi hanya untuk rumah tangga, usaha mikro dan nelayan kecil.

Pemilik Kafe Mutiara, Kutowinangun, Supriyati, mengungkapkan bagi kalangan pelaku UMKM, sudah pernah diberikan sosialisasi masalah tersebut. 

“Yang tidak lagi masuk kategori usaha mikro agar tidak menggunakan gas melon lagi,” ujar Supriyati.

Menurut UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM, yang masuk kategori usaha mikro memiliki kekayaan bersih Rp 50 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan usaha. Hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 300 juta.

Supriyati yang biasa dipanggil Upiek menuturkan, meski kafenya masih kategori mikro, hanya menggunakan gas melon sebagai cadangan.

Untuk pengguna rumah tangga, ASN dan TNI-Polri juga dihimbau untuk tidak lagi menggunakan gas melon. Himbauan ini sudah dilakukan para kepala daerah menindaklanjuti surat Dirjen Migas Kementerian ESDM tanggal 23 Maret Nomor 3212/12/DJM.0/2018, perihal Pengendalian Penggunaan LPG Tabung 3 kilogram Tepat Sasaran dan Sesuai Peruntukan.

Meski pada tabung gas melon sudah ada tulisan “Hanya Untuk Masyarakat Miskin”, faktanya masih banyak orang mampu yang menggunakannya.

Awalnya gas melon dengan harga subsidi untuk mempercepat konversi penggunaan bahan bakar di lingkungan rumah tangga, dari minyak tanah menjadi elpiji sejak tahun 2009. Sehingga tidak ada batasan kriteria bagi penggunanya.

“Dulu gas melon malah dibagikan gratis dengan kompornya kepada mereka yang masih menggunakan minyak tanah,” ujar Yati, seorang ibu rumah tangga di Panjer.

Baca juga: Susah Dicari di Kebumen, Kemana Gas Melon Menghilang

Setelah konversi berhasil, menyusul kebijakan baru elpiji dengan harga subsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Sehingga warga mampu pengguna gas melon diharapkan bermigrasi ke Bright Gas 5,5 kg.

Bukan hal mudah membuat masyarakat beralih menggunakan produk yang sama dengan harga lebih mahal, apalagi sifatnya hanya himbauan. Sehingga pengguna gas melon dari masyarakat mampu tetap banyak, membuat gas melon kadang sulit didapat.

Perkembangan terakhir pemerintah berencana mengubah skema penyaluran subsidi harga gas melon menjadi bantuan nontunai. Hal ini pernah disinggung Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu dalam RDP dengan Badan Anggaran DPR RI beberapa bulan lalu. 

Jika disetujui, bantuan nontunai ini mulai diberlakukan pada tahun 2022. Penerima akan disesuaikan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial (Kemensos) yang diperbarui. 

Selanjutnya harga gas melon di pasaran akan mengikuti harga elpiji non subsidi.(*)

  • person
  • visibility 2
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suzuki Perkenalkan NEX II Kepada Publik Indonesia Untuk Pertama Kali

    Suzuki Perkenalkan NEX II Kepada Publik Indonesia Untuk Pertama Kali

    • calendar_month Selasa, 24 Apr 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net JAKARTA – Seiring dengan perkembangan generasi muda yang semakin ekspresif dan menuntut hal-hal unik untuk melengkapi kebutuhan hariannya. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan produk terbaru untuk pertama kali ke hadapan publik Indonesia, yaitu Suzuki NEX II, #KerenCaraBaru. Generasi terbaru dari Suzuki NEX ini sudah memiliki beberapa penyempurnaan dan diperbanyak pilihan variannya. Sehingga semakin […]

  • Trio Plaza Kebumen Dinilai Terlalu Dekat dengan Pasar Tradisional

    Trio Plaza Kebumen Dinilai Terlalu Dekat dengan Pasar Tradisional

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Rencana pembangunan hotel bintang tiga dan plaza “Trio Plaza Kebumen” mendapat kritikan dari Budayawan asal Kebumen, Achmad Marzoeki, atau yang lebih dikenal dengan nama Kang Juki. Kang Juki saat berbelanja di Pasar Tumenggungan Kebumen Dia tidak mempermasalahkan rencana pendirian hotel sebagai konsekuensi berkembangnya pariwisata di Kebumen. Termasuk rencana lokasi pendiriannya, sepanjang sesuai […]

  • Kebumen dalam “De Java Oorlog”

    Kebumen dalam “De Java Oorlog”

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Oleh: Teguh Hindarto Wilayah Kebumen di era Perang Jawa masuk Karesidenan Bagelen, sebelum kemudian tahun 1901 menjadi wilayah Karesidenan Kedu Buku Babad Diponegoro www.inikebumen.net ADA beberapa hal menarik saat membaca buku De Java Oorlog van 1825-1830 karya E.S. Klerk (1905). Buku ini  bukan hanya berisikan deskripsi detail bertemunya dua kekuatan besar yaitu kekuatan Diponegoro dan […]

  • Pemkab Kebumen Gratiskan IMB Tempat Ibadah

    Pemkab Kebumen Gratiskan IMB Tempat Ibadah

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Sebanyak 100 pengurus takmir masjid di Kabupaten Kebumen mengikuti sosialisasi akselerasi penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tempat ibadah. Acara sosialisasi tersebut diselenggarakan di Aula Kemenag Kebumen, Rabu (30/8/2017). Suasana sosialisasi akselerasi penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tempat ibadah di Aula Kemenag Kebumen. Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu […]

  • Baru Dibuka, Pantai Pandan Kuning Petanahan Kembali Ditutup, Ini Penyebabnya

    Baru Dibuka, Pantai Pandan Kuning Petanahan Kembali Ditutup, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 1 Jan 2024
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

     Pantai Pandan Kuning Petanahan Kebumen ditutup sementara. INIKEBUMEN.net – Pemkab Kebumen memutuskan untuk menutup sementara obyek wisata Pantai Pandan Kuning Petanahan termasuk di dalamnya Pandan Kuning Park mulai 2 sampai 26 Januari 2024. Penutupan sementara ini dilakukan karena untuk optimalisasi dan penyempurnaan pelayanan secara menyeluruh agar nanti masyarakat bisa lebih aman dan nyaman berkunjung ke […]

  • KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Peningkatan Penumpang Signifikan di Februari 2025

    KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Peningkatan Penumpang Signifikan di Februari 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Peningkatan Penumpang Signifikan di Februari 2025  INIKEBUMEN.net –  PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatatkan kinerja positif dalam pelayanan penumpang selama Februari 2025. Sebanyak 492.347 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan. Secara […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks