Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Berikut Rumah Rusak di Kebumen Akibat Gempa Jawa Barat

Berikut Rumah Rusak di Kebumen Akibat Gempa Jawa Barat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.inikebumen.net KEBUMEN – Sedikitnya 14 rumah di Kabupaten Kbeumen  mengalami kerusakan sebagai dampak terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,3 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 malam.

Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, melaporkan 14 rumah yang mengalami rusak tersebut tersebar di tujuh kecamatan.

Kecamatan Kuwarasan
1. Rumah milik Suwarno, warga RT 02 RW 02 Desa Serut, tembok teras rumah ambruk yang menimpa Nanda Pasa Ristiyanti, pelajar kelas 6 SD. Korban tertimpa tembok teras rumah milik Suwarno mengakibatkan korban kaki patah. Sempat dibawa ke RS PKU Muhamadiyah Gombong, saat ini dirujuk ke RSUD Sudirman.

Kecamatan Klirong
1. Rumah milik Sunarto (40), warga RT 04 RW 04 Dukuh Brangkal Desa Klegenrejo Kecamatan Klirong, mengakibatkan teras rumah ambruk.
2. Rumah milik  Damiyem, warga RT 02 RW 01 Desa Klegenwonosari, kerusakan rumah/atap genteng jatuh.

Kecamatan Adimulyo
1. Rumah milik Suminah (60), warga Dukuh Tegalempuyang RT 01 RW 03 Desa Tegalsari. Rumah bagian belakang ambruk 80 persen.
2. Rumah milik Ponco (38), warga Dukuh Tegalempuyang RT 01 RW 03 Desa Tegalsari. Kerusakan rumah bagian plafon kamar tamu jebol, dinding retak.
3. Rumah milik Wibi Ponco Widodo (35), Dukuh Tegalempuyang RT 01 RW 03 Desa Tegalsari. Kerusakan tembok rumah bagian depan retak, longgar keretakan 6 cm.
4. Rumah milik Purnomo (45) warga Dukuh Bedil Wetan RT 02 RW 02 Desa Tegalsari. Tembok dapur jebol, kandang kayu ambruk total 100 persen, atap rumah geser 20 cm.

Kecamatan Petanahan
1. Rumah milik Samin, warga RT 02 RW 03 Desa Karangrejo, tembok rumah samping  ambruk, rusak sedang.
2. Rumah milik Mudiono, warga RT 02 RW 03 Desa Karangrejo, atap rumah jebol, rusak sedang.

Kecamatan Rowokele
1. Rumah milik Untung Turyani, warga RT 04 RW 01 Desa Rowokele, pagar temboknya ambrol.
2. Rumah milik Sutrisno, warga RT 08 RW 01, Desa Pringtutul, kerusakan tembok rumah ambruk, rusak sedang.

Kecamatan Puring
1. Rumah milik Wasitah (45), warga Dukuh Tunggalsari RT 04 RW 01 Desa Madurejo, rumah bagian depan ambruk dengan kerusakan 40 persen

Kecamatan Ayah
1. Rumah Mukhlasin (45), warga Dukuh Kaliputri RT 02 RW 01 Desa Mangunweni, rumah kondisi rusak ringan.(*)

  • person
  • visibility 5
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditengah Pandemi, Pangsa Pasar Suzuki Finance Naik 5 Persen

    Ditengah Pandemi, Pangsa Pasar Suzuki Finance Naik 5 Persen

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Pada Mei mengalami peningkatan menjadi 26%. Pangsa pasar Suzuki Finance tumbuh positif INI Kebumen, JAKARTA – Pilihan membeli mobil secara kredit melalui perusahaan leasing menjadi salah satu opsi yang paling sering digunakan masyarakat Indonesia. Suzuki Finance Indonesia (SFI) mencatatkan adanya peningkatan pangsa pasar pada Mei 2021.  Peningkatan pembiayaan oleh SFI tercatat naik hingga 5% jika […]

  • Sopir Mobil Penabrak  Warga Giwangretno Ditetapkan jadi Tersangka

    Sopir Mobil Penabrak Warga Giwangretno Ditetapkan jadi Tersangka

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 4
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Sopir mobil Daihatsu warna hitam nopol R-8757-NB yang menabrak pengendara sepeda motor hingga meninggal dunia di Jalan Raya Soka KM 02 Desa Kedawung Kecamatan Pejagoan, ditetapkan menjadi tersangka. Mobil Daihatsu warna hitam yang menabrak hingga tewas warga Desa Giwangretno, Kecamatan Sruweng, nyemplung ke parit. Pria berinsial AD (22), yang berprofesi sebagai debt […]

  • Sudah Ada Sejak 1956, Inilah Sejarah Pacuan Kuda Ambal

    Sudah Ada Sejak 1956, Inilah Sejarah Pacuan Kuda Ambal

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Tradisi Pacuan Kuda Ambal Lomba Pacuan Kuda di Desa Ambalres, Kecamatan Ambal, pada 2019 lalu. INI Kebumen, AMBAL – Tradisi pacuan kuda yang diselenggarakan rutin setiap libur Lebaran di Ambal kian diminati.  Setiap tahunnya, tradisi yang sudah berlangsung sejak tahun 1956 inipun tidak pernah sepi penonton.  Namun, pada tahun 2020 dan 2021, Persatuan Olahraga Berkuda […]

  • Kunjungi Ponpes Al Falah Sumberadi Kebumen, Anies Dijamu Masakan Khas Santri dengan Sajian Table Manner

    Kunjungi Ponpes Al Falah Sumberadi Kebumen, Anies Dijamu Masakan Khas Santri dengan Sajian Table Manner

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

     Anies Baswedan foto bareng pengasuh Ponpes Al Falah Sumberadi Kebumen. INIKEBUMEN.net – Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Sumberadi, Kebumen, Jawa Tengah, Senin, 2 Oktober 2023. Anies Baswedan menghadiri Haul ke-5 KH Musyaffa’ Ali dan Maulidurrosul Muhammad SAW Jam’iyyah Thoriqoh Syadziliyyah Ponpes Al Falah Sumberadi, Kebumen. Selain […]

  • Azam Syukur Minta Agar Guru Menjadi Pembelajar

    Azam Syukur Minta Agar Guru Menjadi Pembelajar

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Dikatakan Azam, ada beban psikologis seseorang baik sebelum maupun sesudah menjadi guru. Azam Syukur saat menjadi narasummber webinar INI Kebumen KEBUMEN – Guru harus bisa menjadi pembelajar. Berusaha untuk selalu belajar. Mengelola batin, mengelola keuangan dan mengelola kegiatan. Sehingga di masa pandemi Covid-19 ini, guru tetap bisa inovatif, inspiratif dan produktif. Demikian kata penutup dari […]

  • Jemparingan

    Jemparingan, Warisan Panahan Jawa yang Mengajarkan Ketenangan dan Filosofi Kehidupan

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle Giyono Padmo
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KULON PROGO, Pansela.co – Sebuah busur ditarik perlahan. Anak panah diarahkan menuju sasaran. Pemanah tidak hanya membutuhkan ketepatan bidikan, tetapi juga ketenangan pikiran, kesabaran, dan kemampuan mengendalikan diri. Ya, di balik gerakan sederhana itu, tersimpan filosofi kehidupan yang diwariskan melalui jemparingan, seni panahan tradisional Jawa yang hingga kini terus dijaga keberlangsungannya. Tradisi tersebut kembali mempertemukan […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks