Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Explore » Kitesurfing Mulai Dikembangkan di Pansela Bantul, Bidik Potensi Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Kitesurfing Mulai Dikembangkan di Pansela Bantul, Bidik Potensi Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTUL, Pansela.co – Kawasan pesisir selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai mengeksplorasi kitesurfing sebagai atraksi baru wisata olahraga (sport tourism). Potensi tersebut diperkenalkan melalui Jogja WindWave 2026 International Kitesurfing Festival di Laguna Pantai Depok, Sabtu-Minggu (19-20/9/2026), yang menggabungkan aktivitas olahraga, budaya, dan potensi ekonomi masyarakat pesisir.

Festival yang mengusung tema “Riding the Wave, Discovering the Culture” tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan aktivitas wisata di kawasan Pantai Selatan (Pansela) Bantul.

Selama ini, kawasan pesisir Bantul dikenal sebagai tujuan wisata pantai, kuliner seafood, serta sejumlah aktivitas air seperti kano dan paddleboard. Kehadiran kitesurfing membuka peluang pengembangan atraksi berbasis olahraga yang memanfaatkan karakter angin dan perairan di kawasan Laguna Pantai Depok.

BACA JUGA: Jelang HUT ke-81, KAI Ungkap Perubahan Tren Perjalanan Masyarakat Indonesia

Ketua panitia Jogja WindWave 2026, Arif Efendi, mengatakan festival tersebut menargetkan keikutsertaan sekitar 25 peserta dari Indonesia maupun mancanegara.

Menurut dia, pengembangan kitesurfing tidak hanya diarahkan untuk menghadirkan atraksi olahraga, tetapi juga menghubungkannya dengan potensi ekonomi kreatif dan kehidupan masyarakat di sekitar destinasi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berjalan sesaat, tetapi menjadi embrio pengembangan sport tourism dan ekonomi kreatif kawasan pesisir selatan secara berkelanjutan,” ujar Arif.

Peserta Mancanegara Uji Karakter Angin Laguna Depok

Potensi angin di Laguna Pantai Depok turut menarik perhatian peserta dari luar negeri. Salah satunya Pascal, peserta asal Prancis yang telah menekuni olahraga kitesurfing selama 26 tahun.

Pascal sebelumnya menjalankan aktivitas kitesurfing di Pulau Réunion dan beberapa lokasi di Indonesia, termasuk Bali. Dalam festival tersebut, ia mencoba karakter angin di Laguna Pantai Depok.

Pengalaman peserta internasional tersebut menjadi bagian dari eksplorasi terhadap kemungkinan pengembangan Laguna Depok sebagai lokasi aktivitas kitesurfing.

BACA JUGA: Gethuk Goreng Poncosari Bantul Berkembang, Serap 17 Pekerja dan Tembus Produksi 7 Kuintal Sehari

Peserta asal Bali, Made, juga menilai kondisi angin menjadi salah satu faktor penting dalam olahraga tersebut. Menurutnya, kitesurfing membutuhkan hembusan angin yang cukup kuat agar dapat dilakukan secara optimal.

Ia melihat karakter angin di Laguna Depok cukup mendukung untuk aktivitas kitesurfing. Namun, menurut Made, pengembangan potensi tersebut membutuhkan promosi yang lebih luas agar lokasi itu dikenal komunitas kitesurfing dan masyarakat umum.

Olahraga dan Budaya Jadi Satu Pengalaman Wisata

Konsep festival tidak hanya menempatkan kitesurfing sebagai atraksi utama. Tema “Riding the Wave, Discovering the Culture” membawa gagasan agar wisata olahraga berjalan beriringan dengan pengenalan budaya dan kehidupan masyarakat lokal.

Pendekatan tersebut membuka peluang bagi wisatawan untuk tidak hanya datang menikmati aktivitas olahraga, tetapi juga mengenal produk UMKM, kuliner, serta berbagai potensi ekonomi masyarakat di kawasan pesisir.

Model pengembangan seperti ini dapat memperluas manfaat aktivitas wisata kepada pelaku usaha di sekitar destinasi. Wisatawan yang datang untuk mengikuti atau menyaksikan olahraga dapat sekaligus menggunakan jasa, membeli produk lokal, dan menikmati kuliner masyarakat setempat.

BACA JUGA: Haidar Azka Fathurrahman Sabet Juara 1 Festival Dalang Anak Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026

Bagi kawasan Pansela Bantul, pengembangan kitesurfing menjadi salah satu upaya mengeksplorasi potensi wisata yang belum banyak dikembangkan. Keberlanjutan kegiatan, promosi destinasi, kesiapan fasilitas, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk melihat peluang pengembangan sport tourism di Laguna Pantai Depok ke depan.

Jogja WindWave 2026 kemudian menjadi titik awal untuk memperkenalkan karakter angin dan potensi Laguna Pantai Depok kepada komunitas kitesurfing, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara olahraga, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di kawasan pesisir selatan Bantul. ***

  • person
  • visibility 14
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihantam Ombak Besar, Dua Nelayan Ayah Nyaris Tewas

    Dihantam Ombak Besar, Dua Nelayan Ayah Nyaris Tewas

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net AYAH – Perahu nelayan Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, hancur dihantam oleh ganasnya ombak pantai selatan, saat akan berangkat melaut. Kecelakaan laut itu terjadi di kawasan Pantai Menganti, pada Minggu (24/9/2017) sekitar pukul 05.00 dini hari. Beruntung dua nelayannya dapat diselamatkan oleh Tim SAR Lawet Perkasa dan nelayan setempat. Ilustrasi Akibat kejadian itu, perahu mengalami […]

  • Penjualan Kendaraan Komersial Suzuki Positif di September 2018

    Penjualan Kendaraan Komersial Suzuki Positif di September 2018

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali mencatat angka penjualan positif pada periode Januari-September 2018. Pada September 2018, Carry pick up yang berfungsi untuk armada angkut berkontribusi pada penjualan sebanyak 3.378 unit. Penjualan retail hingga kuartal ketiga tahun ini memperoleh angka 87.675 unit. Mengalami peningkatan hingga 14,1 persen dibandingkan periode yang sama 2017 […]

  • Jadwal Pemadaman Listrik Kebumen Hari Ini Selasa 17 Oktober 2023: Mulai Pukul 9 Pagi

    Jadwal Pemadaman Listrik Kebumen Hari Ini Selasa 17 Oktober 2023: Mulai Pukul 9 Pagi

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

     Jadwal pemadaman listrik di Kebumen. (Pixabay) INIKEBUMEN.net – Simak jadwal pemadaman listrik di Kebumen, Jawa Tengah hari ini, Selasa, 17 Oktober 2023. Kegiatan pemadaman listrik ini dilakukan oleh PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen untuk pemeliharaan jaringan. PLN ULP Kebumen rencananya akan melakukan pemadaman listrik mulai pukul 09.00 sampai 15.00 WIB. Berikut lokasi yang mengalami […]

  • Tak Kunjung Dapat Kepastian, GTT/PTT Kebumen Minta Bantuan Advokat

    Tak Kunjung Dapat Kepastian, GTT/PTT Kebumen Minta Bantuan Advokat

    • calendar_month Kamis, 29 Mar 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Berbeda dengan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT PTT) di SMA dan SMK Negeri yang sudah mendapat honor dari Pemprov Jateng. GTT PTT SD dan SMP di Kebumen hingga saat ini masih belum ada kejelasan. Perwakilan GTT/PTT Kebumen saat diterima oleh Advokat Teguh Purnomo, Selasa 27 Maret 2018 malam Sebelum […]

  • Resmi Diluncurkan, Universitas Putra Bangsa Langsung Buka Enam Prodi Unggulan

    Resmi Diluncurkan, Universitas Putra Bangsa Langsung Buka Enam Prodi Unggulan

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Resmi Diluncurkan, Universitas Putra Bangsa Siap Cetak Generasi Unggul Ketua Yayasan Putra Bangsa menyerahkan panji Puutra Bangsa kepada Rektor UPB INI Kebumen, PEJAGOAN – Universitas Putra Bangsa (UPB) resmi diluncurkan, Senin, 26 April 2021 sore. Peluncuran ini berdasarkan salinan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor:123/E/O/2021 Tanggal 8 April 2021 tentang Perubahan Bentuk STIE Menjadi Universitas […]

  • Dukung Gerakan Literasi, SRMB Sumbangkan Dua Buku ke Perpusda Kebumen

    Dukung Gerakan Literasi, SRMB Sumbangkan Dua Buku ke Perpusda Kebumen

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Mereka menyerahkan dua buah judul buku terbitan SRMB tahun 2019. Yaitu, Antologi Puisi Kuputarung 1 dan Antologi Puisi Kuputarung 2 Pamong SRMB Pekik Sat Siswonirmolo didampingi Daryono Cengkim, menyerahkan buku kepada Anna Ratnawati www.inikebumen.net KEBUMEN – Sekolah Rakyat Melu Bae (SRMB) menyumbangkan dua buah buku yang diterbitkannya kepada Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kebumen. Penyerahan dilakukan bertepatan […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks