Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Resep Selada Ayam Taliwang: Kuliner Khas Lombok yang Cocok untuk Makan Bareng Keluarga, Pedasnya Mantap

Resep Selada Ayam Taliwang: Kuliner Khas Lombok yang Cocok untuk Makan Bareng Keluarga, Pedasnya Mantap

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Resep Selada Ayam Taliwang: Kuliner Khas Lombok yang Cocok untuk Makan Bareng Keluarga, Pedasnya Mantap
 Resep Selada Ayam Taliwang

INIKEBUMEN.net – Berikut ini resep selada ayam taliwang Khas Lombok yang cocok untuk menu makan bareng keluarga.

Resep selada ayam taliwang Khas Lombok menyajikan ayam kampung bakar yang memiliki cita rasa pedas.

Biasanya ayam taliwang paling enak dinikmati bersama nasi, plecing kangkung atau beberuk terong. Sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan segar.

Berikut adalah kreasi resep selada ayam taliwang ala Chef Theodorus Immanuel Setyo Widhyarto yang patut dicoba untuk pilihan santap bareng keluarga.

Resep ini dikutip dari buku “The Authentic Taste of Indonesia” yang diterbitkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Bahan 1:

– 3 siung bawang merah

– 2 siung bawang putih

– 3 buah cabai rawit merah

– 1 buah cabai merah keriting

– 2 cm kencur

– 1/2 butir tomat merah

– 3 sdm gula merah

– 2 gr terasi

– Minyak untuk menumis

– Garam secukupnya

– Merica secukupnya.

Bahan 2:

– 350 ml air

– 250 gr paha ayam

– 1 buah jeruk limau

– Mentimun secukupnya

– 1 buah tomat hijau

– 2 buah tomat ceri

– Daun selada frisee secukupnya

– Edible flower (bunga yang dapat dimakan) secukupnya

– Daun nasturtium secukupnya.

Cara Membuat:

1. Haluskan semua bahan 1 dengan blender. Panaskan minyak, masukkan bahan yang sudah dihaluskan, tumis hingga matang.

2. Masukkan paha ayam yang sudah dipotong menjadi 6 bagian, aduk dan masukkan air, masak hingga matang. Bumbui dengan garam dan merica sesuai selera. Angkat ayam dan sisihkan.

3. Sisa bumbu taliwang dimasak hingga menyusut setengahnya dengan api kecil.

4. Panaskan minyak, panggang ayam dengan dioleskan bumbu taliwang tadi hingga coklat kehitaman. Atau bisa juga dipanggang dengan panggangan sate. Sisihkan.

5. Penyajian dengan cara susun ayam dan bahan lain membentuk sebuah lingkaran.

6. Untuk membuat dressing salad, campurkan 2 sendok makan minyak salad dengan 1 sendok makan bumbu taliwang ditambah dengan 1 sendok teh air perasan jeruk, lalu aduk rata.

Tuang di atas salad dan letakkan di tengah-tengahnya. Hias dengan edible flower dan daun nasturtium sesuai selera.

Demikian resep selada ayam taliwang Khas Lombok. Selamat mencoba.

***

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jateng Minta Pembelajaran Tatap Muka Diujicoba

    Gubernur Jateng Minta Pembelajaran Tatap Muka Diujicoba

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Pembelajaran tatap muka segera dibuka Audiensi Pemkot Solo dengan Gubernur Ganjar Pranowo INI Kebumen, SEMARANG – Pemerintah Kota Solo akan menggelar pembelajaran tatap muka. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mendukung rencana itu. Namun, ia mewanti-wanti agar dilakukan simulasi terlebih dahulu. Hal itu Ia sampaikan langsung kepada Wali Kota Solo saat silaturahmi ke Pemprov Jateng, Rabu 19 […]

  • Seniman, Pekerja Seni dan Penguasa

    Seniman, Pekerja Seni dan Penguasa

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Oleh: Kang Juki Pameran lukisan di Kebumen. (Ilustrasi) INI Kebumen – SALAH satu pernyataan dari Budayawan Emha Ainun Najib, yang selalu saya ingat adalah, “Seniman lebih tinggi derajatnya dari ulama.”  Emha menjelaskan pernyataanya. Bahwa jika ulama baru bicara tentang benar dan salah, seniman sudah berbicara tentang keindahan. Semestinya keindahan itu posisi dengan tingkatan lebih tinggi […]

  • Duren Cangkring Siap Dipanen Awal Tahun Depan

    Duren Cangkring Siap Dipanen Awal Tahun Depan

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net SADANG – Sebanyak 1.945 pohon durian yang ditanam di sekitar Embung Cangkring di Desa Cangkring, Kecamatan Sadang, saat ini sedang diujicoba untuk dibuahkan. Dari jumlah itu, sedikitnya ada 400 pohon sedang dirangsang pertumbuhan buahnya. Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, didampingi Kabag Humas Setda Kebumen Sukamto, memeriksa pohon durian yang mulai berbuah. Diharapkan pohon durian […]

  • Prakiraan Cuaca Kebumen dan Sekitarnya Selasa 1 November 2022, Berawan Hingga Hujan Sedang

    Prakiraan Cuaca Kebumen dan Sekitarnya Selasa 1 November 2022, Berawan Hingga Hujan Sedang

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Ilustrasi hujan  (freestocks-photos/Pixabay) INI KEBUMEN – Berikut informasi prakiraan cuaca Kebumen, pada Selasa, 1 November 2022. Prakiraan cuaca umum Jawa Tengah hari ini pagi-siang cerah berawan, sore-awal malam umumnya berawan.  Berpotensi hujan ringan sedang di sebagian wilayah pegunungan tengah, Kabupaten Semarang, sebagian Jateng Timur dan sekitarnya. Angin umumnya dari arah tenggara-barat daya dengan kecepatan 10-30 […]

  • Waduh! Ternyata TPI Rowo Mirit Masuk Wilayah Kabupaten Purworejo

    Waduh! Ternyata TPI Rowo Mirit Masuk Wilayah Kabupaten Purworejo

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Desa Rowo sendiri berada di barat Sungai Wawar. Termasuk wilayah delta yang membelah sungai tersebut masuk Purworejo Moch Ashari mengecek tapal batas Purworejo-Kebumen di Desa Rowo, Mirit INI Kebumen, MIRIT – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Rowo di Desa Rowo, Kecamatan Mirit, ternyata berdiri di atas lahan yang masuk wilayah Kabupaten Purworejo. Padahal kawasan tersebut akan […]

  • Hilal Tak Terlihat di Pedalen, Lebaran Diprediksi Jatuh pada 5 Juni

    Hilal Tak Terlihat di Pedalen, Lebaran Diprediksi Jatuh pada 5 Juni

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Rukyatul Hilal penentuan awal Syawal 1440 H digelar di POB Pedalen, Senin petang, 3 Juni 2019. www.inikebumen.net AYAH – Rukyatul hilal yang dilakukan oleh Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Daerah Kebumen tidak berhasil melihat bulan muda. Rukyatul hilal guna menentukan awal Syawal 1440 Hijriyah ini digelar di Pos Observasi Bulan (POB) Pantai Pedalen, Kecamatan Ayah, […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks