Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Innalillahi! Jemaah Haji Asal Kebumen Dilaporkan Wafat di Tanah Suci, Ini Identitasnya

Innalillahi! Jemaah Haji Asal Kebumen Dilaporkan Wafat di Tanah Suci, Ini Identitasnya

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Innalillahi! Jemaah Haji Asal Kebumen Wafat di Tanah Suci, Ini Identitasnya
 Ilustrasi jemaah haji (Foto: Mutahir Jamil/Pexels)

INIKEBUMEN.net – Jemaah calon haji asal Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Jemaah calon haji asal Kabupaten Kebumen yang meninggal dunia di Tanah Suci tersebut bernama Sawiyem Sumarto (77).

Dikutip dari laman Siskohat, almarhumah meninggal dunia di KKHI Mekkah karena sakit pada 19 Juni 2023 pukul 07.065 WAS. Kemudian, jenazahnya dimakamkan di Sharaya, Arab Saudi.

Sawiyem Sumarto (77), tergabung dalam Kloter 28 Embarkasi Solo (SOC 28). Sawiyem berangkat meninggalkan Kebumen pada 1 Juni 2023 lalu.

Berdasarkan data Siskohat, Rabu, 21 Juni 2023 pagi, jumlah jemaah haji asal Embarkasi Solo yang sakit dan menjalani perawatan di Arab Saudi sebanyak 35 orang.

Terdiri yang dirawat di RS Mekkah sebanyak 33 orang dan dirawat di RS Madinah dua orang.

Adapun jamaah calhaj Embarkasi Solo yang sakit dan dirujuk ke rumah sakit di Tanah Air ada 13 orang.

Rinciannya dirawat di RSU Dr Moewardi Solo ada 10 orang, RS TU AU dua orang, dan Poliklinik Asrama Haji satu orang.

Jamaah calhaj Embarkasi Solo yang tertunda berangkat ke Tanah Suci karena kondisi kesehatan tidak layak terbang ada 35 orang.

Sedangkan calhaj meninggal dunia baik di Arab Saudi dan di Tanah Air tercatat 15 orang, 13 orang meninggal dunia di Tanah Suci, satu orang dalam pesawat saat perjalanan ke Arab Saudi, dan seorang di Indonesia.

Sementara itu, tahun ini, warga Kabupaten Kebumen, yang berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji berjumlah 1.290 orang.

Dari jumlah itu, jemaah calon haji asal Kabupaten Kebumen terbagi ke dalam 4 kelompok terbang (Kloter). Yaitu kloter 28, 29, 30 dan 31.

Kloter 28 sebanyak 256 jemaah, kloter 29 sejumlah 355 jemaah, kloter 30 sebanyak 354 jemaah dan kloter 31 sejumlah 325  jemaah.

***

  • person
  • visibility 3
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budaya Gotong Royong di Ampelsari Terbaik di Jawa Tengah

    Budaya Gotong Royong di Ampelsari Terbaik di Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net PREMBUN – Desa Amplesari, Kecamatan Petanahan, berhasil menjadi juara III lomba gerakan gotong royong masyarakat tingkat Jawa Tengah. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dispermades dan P3A Kebumen, Moh Amirudin, pada pencanangan  Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 tingkat Kabupaten Kebumen tahun 2017. Kepala Dispermades P3A, […]

  • All New Ertiga Minor Change Wakili Suara Konsumen IIMS 2019

    All New Ertiga Minor Change Wakili Suara Konsumen IIMS 2019

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Suzuki meramaikan arena test drive IIMS 2019 dengan All New Ertiga Minor Change melalui tampilan yang lebih modern dan progresif dengan perubahan signifikan pada fitur-fiturnya. www.inikebumen.net JAKARTA – Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 tidak hanya membuka kesempatan bagi para agen pemegang merek dan jasa otomotif menawarkan produk dan jasa. Tetapi juga memberikan kesempatan […]

  • Pamitan Cari Rumput ke Hutan , Pemuda di Karanggayam Ditemukan Gantung Diri

    Pamitan Cari Rumput ke Hutan , Pemuda di Karanggayam Ditemukan Gantung Diri

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Pemuda 24 tahun itu ditemukan pertama kali oleh warga yang mencarinya sejak magrib.  Petugas melakukan identifikasi jasad korban INI Kebumen, KARANGGAYAM – Desa Penimbun Kecamatan Karanggayam yang biasa sepi mendadak geger.  Itu setelah salah satu warganya inisial WA ditemukan meninggal tak wajar dalam posisi menggantung pada seutas tali di dalam hutan di tepi sebuah sungai […]

  • TMMD Sengkuyung Tahap II Bakal Bangun Plat Dueker di Perbatasan Kebumen-Banyumas

    TMMD Sengkuyung Tahap II Bakal Bangun Plat Dueker di Perbatasan Kebumen-Banyumas

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net ROWOKELE – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali digelar. TMMD Sengkuyung tahap II dipusatkan di Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele. Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, secara resmi membuka kegiatan itu di lapangan desa setempat, Selasa (4/7/2017). Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Kav Suep, dibonceng warga menuju lokasi TMMD di Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele, Selasa (4/7/2017). […]

  • Beriman Tapi Hanya di Tepian

    Beriman Tapi Hanya di Tepian

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Merasa hidupnya diridhai Allah SWT karena hidup berkecukupan dan semua urusan keduniaannya berjalan lancar. Sebaliknya memandang orang yang secara materi masih kekurangan sebagai orang yang tak diridhai Allah SWT, tak perlu dijadikan panutan. Kang Juki INI Kebumen, SEBAGAI sebuah petunjuk bagi orang yang beriman, Al Quran tidak sekadar memuat perintah dan larangan, tapi juga diselingi […]

  • Rencana Pembangunan Masjid Terpadu Senilai Rp 2,5 Miliar Belum Terealisasi

    Rencana Pembangunan Masjid Terpadu Senilai Rp 2,5 Miliar Belum Terealisasi

    • calendar_month Sabtu, 26 Mei 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Rencana Pemkab Kebumen yang akan membangun masjid terpadu di jalan utama senilai Rp 2,5 miliar setiap tahunnya belum terealisasi. Penyebabnya hingga saat ini belum ada masjid yang memenuhi syarat. Ilustrasi: Masjid Agung Kauman Kebumen Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kebumen, Wahib Tamam, sejak 2016 diluncurkannya program tersebut baru dapat direalisasikan pada 2017 […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks