Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Susah Dicari di Kebumen, Kemana Gas Melon Menghilang?

Susah Dicari di Kebumen, Kemana Gas Melon Menghilang?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Agen tempatnya membeli malah sudah mencermati persoalan kelangkaan gas melon selalu rutin terjadi.

Susah Dicari di Kebumen, Kemana Gas Melon Menghilang?
Ilustrasi

INI Kebumen, KEBUMEN – Warga Kebumen dipenuhi tanda tanya. Gas elpiji kemasan tabung 3 kg yang populer dengan sebutan gas melon, akhir-akhir ini seperti lenyap dari peredaran. 

Ngumar Simatupang, salah seorang penjual  gas elpiji di daerah Mertakanda, Kutosari, Kebumen juga mengeluhkannya.

“Sudah 2-3 minggu ini, tidak ada Mas?” katanya.

Chabib yang tinggal di Kranggan, Bumirejo, Kebumen mengaku harus pesan dulu untuk bisa mendapatkan gas melon.

“Tidak setiap hari ada, jadi harus pesan dulu,” tuturnya.

Agen tempatnya membeli malah sudah mencermati persoalan kelangkaan gas melon selalu rutin terjadi.

“Setiap setengah tahun selalu terjadi, hanya daerahnya berganti. Mungkin kali ini giliran Kebumen,” imbuhnya.

Ketika inikebumen.net mencoba menghubungi warga daerah lain di Jawa Tengah, memang tidak ada yang mengeluhkan kelangkaan gas melon.

Usman, penjual pempek di kawasan alun-alun Kebumen mengaku tak bisa hanya mengandalkan penggunaan gas melon.

“Gas melon harus pesan seminggu sebelumnya dan harus jadi pelanggan di salah satu agen. Kalau bukan pelanggan mau beli gas melon tak dilayani,” ujarnya.

Karena itu dia menggunakan beberapa jenis tabung elpiji, tak hanya ukuran 3 kg.

“Selain gas melon, elpiji tabung ukuran lain kapan saja butuh bisa langsung beli,” jelasnya.

Sampai saat ini gas melon masih dijual dengan harga subsidi pemerintah. Distribusinya diatur dalam Perpres Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Elpiji Tabung 3 kg. 

Pada Pasal 2 disebutkan, “Penyediaan dan Pendistribusian LPG Tabung 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga dan usaha mikro.”

Kewenangan pengawasannya hanya ada di Kementerian ESDM, sebagaimana bunyi Pasal 15, “Menteri melakukan pengawasan dan verifikasi terhadap pelaksanaan kegiatan penyediaan dan pendistribusian LPG Tabung 3 kg.”

Pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota tak memiliki kewenangan sama sekali. 

Akibatnya warga Kebumen hanya bisa berharap 7 anggota DPR RI dapil Jateng VII (Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga) dan 4 anggota DPD RI asal Jateng, memperhatikan persoalan yang tengah dihadapi konstituennya.(*) 

  • person
  • visibility 2
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Untuk Tangani Covid-19, Kebumen Terima Bantuan 4 Unit Ventilator

    Untuk Tangani Covid-19, Kebumen Terima Bantuan 4 Unit Ventilator

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Peresmian Gedung Radiotherapi, Kemotherapy dan Gedung Isolasi Terpadu di RS PKU Muhammadiyah Gombong Peresmian Gedung Radiotherapi RS PKU Muhammadiyah Gombong INI Kebumen, GOMBONG – Pemkab Kebumen menerima bantuan untuk penanganan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan. Yakni berupa 4 unit ventilator ICU, 9 box  APD (324 pcs), 5.000 pcs masker N95 dan 10.000 pcs masker KF94. Secara […]

  • Ditetapkan jadi Tersangka, Bupati Kebumen Ingin Mundur dari Jabatannya

    Ditetapkan jadi Tersangka, Bupati Kebumen Ingin Mundur dari Jabatannya

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, akan mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai bupati. Hal itu dikatakan Yahya Fuad, pada rapat dinas yang mendadak digelar di Ruang Jatijajar Komplek Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin 22 Januari 2018. Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, saat meninjau Stadion Chandradimuka Kebumen, belum lama ini. Keinginan mengundurkan diri […]

  • Innalillahi, Tiga Pasien Positif Covid-19 di Kebumen Meninggal Dunia

    Innalillahi, Tiga Pasien Positif Covid-19 di Kebumen Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Total pasien positif Covid-19 meninggal 5 orang Pemakaman dengan protokol Covid-19 (Ilustrasi) INI Kebumen, KEBUMEN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen mengumumkan tiga pasien positif Covid-9 meninggal dunia. Dikutip dari corona.kebumenkab.go.id, tiga pasien yang meninggal tersebut berinisial SR perempuan 67 tahun, warga Kecamatan Kebumen. Kemudian, ST laki-laki 55 tahun, warga Kecamatan Sruweng dan […]

  • Pantai di Kebumen Diterjang Gelombang Pasang, Wisatawan Diminta Waspada

    Pantai di Kebumen Diterjang Gelombang Pasang, Wisatawan Diminta Waspada

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Polres Kebumen mengintensifkan patroli Polwan dan Polsek di setiap pantai yang menjadi obyek wisata. Para petugas ini secara langsung meminta kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berekreasi di pantai. Polisi Wanita diterjunkan langsung untuk meminta wisatawan menjaga kewaspadaan saat berada di pantai. www.inikebumen.net KEBUMEN – Polres Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke […]

  • All New Ertiga Raih “Car of the Year” di Otomotif Award

    All New Ertiga Raih “Car of the Year” di Otomotif Award

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    President Director PT Suzuki Indomobil Sales, Seiji Itayama, menerima langsung penghargaan “Car of the Year” diapit oleh Chief Executive Officer Kompas Gramedia Group, Andy Budiman (kiri) dan Editor in Chief Tabloid Otomotif, Panji Maulana (kanan). www.inikebumen.net JAKARTA – Produk unggulan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), All New Ertiga dan New SX4 S-Cross berhasil meraih penghargaan […]

  • Kereta Kelinci Terperosok, Bocah Delapan Tahun Tewas

    Kereta Kelinci Terperosok, Bocah Delapan Tahun Tewas

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net SEMPOR Sebuah kereta kelinci atau biasa disebut kereta odong-odong yang mengangkut 11 penumpang, terperosok masuk ke jurang sedalam empat meter di Desa Bonosari, Kecamatan Sempor, Kamis 20/7/2017). Kereta kelinci yang terperosok.  Akibat peristiwa tersebut, Septiana Dwi Safitri (8), meninggal dunia. Kedua orangtua korban, warga RT 02 RW 02 Desa Selokerto, Kecamatan Sempor, terlihat tak […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks