Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Ulama Besar Kebumen, Inilah Jejak dan Karya Simbah KH Mohammad Zamzam

Ulama Besar Kebumen, Inilah Jejak dan Karya Simbah KH Mohammad Zamzam

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kiai Kramaleksana hidup di masa Sultan Amangkurat I sampai Sultan Hamengkubuwono I (1600 – 1700), berdasarkan Babad Sruni dan Babad Giyanti.

Ulama Besar Kebumen, Inilah Jejak dan Karya Simbah KH Mohammad Zamzam
Foto Simbah KH Mohammad Zamzam

INI Kebumen, KEBUMEN – Pecinta budaya dan sejarah lokal di Kebumen KRT Arif Priyantoro Rekso Budoyo menyambut positif semakin banyak komunitas dan perorangan yang tergerak menelusuri jejak leluhur di daerah tersebut.

Menurut Ki Arif Priyantoro, meski di masa pandemi Covid-19,  kiparah para pecinta sejarah dan budaya lokal itu diharapkan berdampak positif pada  semakin banyak situs dan benda cagar budaya yang terjaga dan tergali.

Dia sebutkan, membahas perkembangan Islam dan sosok ulama di Kebumen adalah hal yang cukup menarik. 

Sebab, di Kebumen terdapat sejumlah pondok pesantren yang cukup tua, juga banyak para ulama besar yang tinggal dan berdakwah di daerah ini.

Salah satu tokoh ulama yang belum banyak diungkap namun memiliki karya dan perjuangan dakwah cukup besar adalah Simbah KH Mohammad Zamzam bin Ki Secowijoyo bin Kramaleksana. 

Ia salah satu ulama kharismatik yang juga seorang penulis kitab di Kebumen sekitar tahun 1880.

Bahkan menurut penelurusan RT Hargo Yohanes Rekso Dipuro, bila melihat dari data silsilah, Simbah Kiai Zamzam merupakan keturunan dari Kiai Kramaleksana, beliau leluhur yang juga banyak mewarnai perjalanan sejarah Kebumen.

Kiai Kramaleksana hidup di masa Sultan Amangkurat I sampai Sultan Hamengkubuwono I (1600 – 1700), berdasarkan Babad Sruni dan Babad Giyanti.

Kembali ke Simbah KH Zamzam. Konon Simbah KH Zamzam merupakan Lurah Pertama Pondok Pesantren Pekeyongan Desa Podoluhur, Kecamatan Klirong. Bahkan Simbah KH Zamzam merupakan salah satu ulama mushonnif kitab yang masyhur di pesisir selatan pulau Jawa.

Arif Priyantoro menerangkan, pada masa hidupnya KH Zamzam memiliki 5 orang istri yang mana 2 di antaranya furqoh (bercerai).  Sedangkan yang 2 lainnya tetap bertahan hingga akhir hayatnya.

Meskipun demikian ada satu dari istri beliau yang meninggal ketika akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci, tepatnya Simbah Nyai Kasinah yang meninggal di Jeddah, dan kemudian dimakamkan di Pemakaman Baqi’ di Kota Madinah Al Munawwarah.

Berikut data beserta keterangan istri-istri beliau (Simbah KH Zamzam):

  1. Banjarnegara (furqoh dan tidak memiliki keturunan)
  2. Ibu Nyai Nafsiah Pejagoan (mbah Aisyah dan mbah Mangsud kemudian furqoh)
  3. Ibu nyai Siti Romlah Kemangunan (Mbah Maryati, Mbah KH Anwaruddin, Mbah Dur Prumpung)
  4. Kasinah Tamanwinangun (mupu anak dengan nama mbah Muanah)
  5. Mbah Nyai Ibtiah Adikarso
Ulama Besar Kebumen, Inilah Jejak dan Karya Simbah KH Mohammad Zamzam
Makam Simbah KH Mohamad Zamzam di Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen
Menurut penjelasan Achmad Najib Amrullah, salah sau keturunan Simbah KH Zamzam dan kini aktif di Komunitas Sedleng Nusantara, salah satu dari kitab tulisan serta kitab karangan KH Zamzam adalah Kitab Taqrib, yang mana kitab ini dikarang oleh Syekh Ahmad bin Husain bin Ahmad Al-Asfihâni atau dikenal dengan al-Qâdhi Abu Syuja’ atau biasa disebut dengan Imam Abu Syuja’ ,dan ditulis tangan kembali oleh Simbah KH Zamzam.

“Tertera pada kitab tersebut tanggal beserta tahun yang jika diruntutkan hingga sekarang kitab tersebut sudah berumur seratus tahun lebih,”tutur  Achmad Najib Amrullah.

Saat ini koleksi kitab-kitab tulisan Simbah KH Zamzam masih terawat dengan baik oleh salah satu cucu beliau yakni Gus Dian yang bertempat tinggal di Kelurahan Tamanwinangun. Setelah Simbah KH Zamzam wafat, dimakamkan di kompleks pemakaman Damarjati,Tamanwinangun, Kebumen.

Dalam suatu diskusi Gus  Dian pernah menjelaskan siapa sosok  Kiai Zamzam yang juga kakeknya. Simbah Kiai Zamzan pernah mondok di Pesantren Penajung Alian, Pesantren Pekeyongan Klirong dan menjadi lurah pondok pertama.

Bahkan juga pernah belajar di Pesantren Kaliwungu Kendal, dan pesantren lainnya selama sekitar 29 tahun. Kemudian beliau pulang dan mukim di tepian Sungai Luk Ulo, saat ini masuk wilayah Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen.

Di pinggiran Sungai Luk Ulo inilah beliau kemudian mengabdi dan mengajarkan kitab-kitab klasik khas pesantren. Selain itu beliau nampaknya juga rajin menulis sejumlah kitab. 

“Ada sejumlah kitab tulisan tangan koleksi Kiai Zamzam yang Alhamdulillah masih terawat”, tutur Gus Dian.(*)

  • person
  • visibility 2
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Depan, Pengurus Perwari Kebumen Bakal Dilantik di Pendopo Bupati

    Pekan Depan, Pengurus Perwari Kebumen Bakal Dilantik di Pendopo Bupati

    • calendar_month Kamis, 13 Des 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Pengurus Cabang Persatuan Wanita Republik Indonesia (PC Perwari) Kabupaten Kebumen bakal dilantik, Kamis, 20 Desember 2018. Pengurus Cabang Perwari Kebumen melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Kebumen Yazidm Mahfudz, Kamis, 13 Desember 2018. Pelantikan itu akan diselenggarakan bersamaan Peringatan HUT ke-73 Perwari di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen. Guna melaporkan rencana kegiatan tersebut, […]

  • Antisipasi Lonjakan Penumpang, PT KAI Daop 5 Purwokerto Tambah Gerbong Kereta

    Antisipasi Lonjakan Penumpang, PT KAI Daop 5 Purwokerto Tambah Gerbong Kereta

    • calendar_month Minggu, 3 Des 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net PURWOKERTO – Pada libur panjang kali ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto menambah gerbong sejumlah perjalanan kereta api. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang liburan akhir pekan yang bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Penumpang KA memadati Stasiun Purwokerto Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko, Daop […]

  • Sempat Tak Laku karena Corona, Petani Karet Sadang Kembali Bergairah

    Sempat Tak Laku karena Corona, Petani Karet Sadang Kembali Bergairah

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Saat ini, harga jual karet Rp 5.000 per kilogram. Karet hasil petani Sadang INI Kebumen, SADANG – Meski harganya anjlok, para petani karet di Sadang kembali bergairah. Sebab, hasil panen mereka mulai diserap oleh pabrik karet Cilacap yang sempat berhenti beroperasi karena Covid-19. “Alhamdulillah, petani sudah lega karena pabrik sudah kembali membeli getah karetnya,” kata […]

  • CATAT! Ini Lokasi Kamera Tilang Elektronik di Kebumen

    CATAT! Ini Lokasi Kamera Tilang Elektronik di Kebumen

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Permudah Layanan Lalu Lintas, ETLE Jateng Resmi Diluncurkan CCTV di Kawasan Tugu Lawet Kebumen. (Ilustrasi) INI Kebumen, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Yaitu inovasi yang dilakukan kepolisian untuk mempermudah pelayanan.  Hal ini disampaikan Ganjar saat menghadiri peluncuran ETLE nasional tahap pertama di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Selasa, […]

  • Mewaspadai Orang yang Gemar Nabok Nyilih Tangan

    Mewaspadai Orang yang Gemar Nabok Nyilih Tangan

    • calendar_month Senin, 11 Jan 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Oleh: Kang Juki Kang Juki INI Kebumen – SEBAGAIMANA halnya bohong, perbuatan dosa juga tidak akan pernah cukup dilakukan hanya sekali. Pasti akan diikuti dengan perbuatan dosa berikutnya, baik terkait langsung maupun tidak dengan perbuatan dosa yang pertama. Dalam salah satu kisah hikmah, ada cerita tentang seorang ahli ibadah yang terjebak godaan setan untuk mencoba […]

  • Meotel Gelar Buka Puasa Bareng Anak Yatim

    Meotel Gelar Buka Puasa Bareng Anak Yatim

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Meotel Kebumen menggelar acara buka puasa bersama anak yatim dari Panti Asuhan Anak Yatim Queen Latifa Adimulyo. Acara tersebut berlangsung di hotel yang terletak Jalan A Yani Kebumen, Sabtu (10/6/2017). Owner Meotel Kebumen, Santoso Budiawan, secara simbolis menyerahkan santunan untuk anak yatim dan bantuan sembako untuk panti asuhan. Sales Executive Meotel Kebumen, […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks