Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Bersama 449 Kades, Gus Yazid Hadiri Raker Percepatan Penyaluran Dana Desa di Semarang

Bersama 449 Kades, Gus Yazid Hadiri Raker Percepatan Penyaluran Dana Desa di Semarang

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Untuk mengantisipasi tekanan ekonomi global, desa-desa di Indonesia harus diperkuat. Caranya, dengan memaksimalkan dana desa senilai Rp 72 triliun yang sudah mulai ditransfer langsung secara bertahap ke 74.953 desa se-Indonesia.

Bersama 449 Kades, Gus Yazid Hadiri Raker Percepatan Penyaluran Dana Desa di Semarang
Peserta Rapat Kerja Percepatan Penyaluran Dana Desa di Holy Stadium Semarang

www.inikebumen.net SEMARANG – Bupati Yazid Mahfudz, menghadiri Rapat Kerja Percepatan Penyaluran Dana Desa di Holy Stadium, Grand Marina Bay Semarang, Selasa, 18 Februari 2020. Acara itu juga diikuti oleh 449 kepala desa yang ada di Kabupaten Kebumen.

Sejumlah pejabat di Kebumen juga terlihat hadir, seperti Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Kepala Kejari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono. Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, Asisten Sekda Hery Setyanto, Kepala Dispermades P3A Frans Haidar, serta 26 camat.

Rakor yang diikuti oleh seluruh kepala desa se Jawa Tengah itu juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Kemudian, Gubernur Ganjar Pranowo, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto dan Direktur Pertamina Nicke Widyawati.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mengatakan untuk mengantisipasi tekanan ekonomi global, desa-desa di Indonesia harus diperkuat. Caranya, dengan memaksimalkan dana desa senilai Rp 72 triliun yang sudah mulai ditransfer langsung secara bertahap ke 74.953 desa se-Indonesia.

“Begitu kita transfer, secepat mungkin dibelanjakan dalam satu bulan, dua bulan, tiga bulan ini. Itu antisipasi ketika dampak tekanan ekonomi sedang bergerak dan berjalan akibat virus korona dan juga perang dagang Amerika-China,” kata Tito.

Mulai tahun ini pencairan dana desa langsung ditransfer dari Pemerintah Pusat ke rekening desa. Namun, yang menjadi masalah, 60 persen kepala desa di Indonesia merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas ke bawah.

Maka dari itu meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan para Camat agar bisa menjadi konsultan karena ada kepala desa yang masih belum paham soal administrasi pemerintahan atau pertanggungjawaban keuangan.

“Saya minta Camat dan aparat penegak hukum berperan mengarahkan Lurah. Kasih tahu agar dana desa benar-benar dimanfaatkan jangan diselewengkan,” ujarnya.

Bersama 449 Kades, Gus Yazid Hadiri Raker Percepatan Penyaluran Dana Desa di Semarang
Bupati Yazid Mahfudz, saat menghadiri Rapat Kerja Percepatan Penyaluran Dana Desa di Holy Stadium Semarang

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, meminta agar dana desa sebesar Rp 72 triliun harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membangun desa. Dana Desa difokuskan untuk program Padat Karya Tunai Desa (PTKD), penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di desa dan penguatan ekonomi, tanpa melupakan infrastruktur.

“Penguatan SDM itu termasuk penanganan stunting di dalamnya,” kata Abdul Halim.

Dalam arahannya, Abdul Halim, menyebut desa adalah Indonesia dan Indonesia adalah desa. SDM unggul Indonesia ke depan kuncinya ada di desa. Untuk itu, Kemendes PDTT berinisiatif menaikkan kapasitas kepala desa (kades) yang berprestasi.

Abdul Halim mengatakan, Kemendes PDTT mengusulkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) agar kades diberikan ruang untuk bisa mendaftar di perguruan tinggi sesuai dengan kearifan desanya. Sebab, kades ini kuliahnya langsung berhadapan dengan masyarakat dengan segala problematikanya.

“Hingga nanti diharapkan akhir periode enam tahun bisa meraih gelar sarjana. Dan periode selanjutnya semakin bisa bangun desa dan menyejahterakan warganya,” imbuhnya.

Menurut Abdul Halim, usulan gelar sarjana nanti buat kades berprestasi sebagai apresiasi terhadap pengabdiannya di desa. Program ini memang masih dibicarakan di tingkatan Kemendikbud soal formulasi yang pas untuk usulan Kemendes PDTT.

Namun, kata Abdul Halim, yang langsung direspons Mendikbud adalah usulan agar mahasiswa diterjunkan langsung ke desa-desa dengan durasi minimal enam bulan yang menjadi bagian dari perkuliahan. Usulan ini ditransformasikan ke program Kampus Merdeka.

“Mahasiswa nantinya akan berkhidmat di desa dan mengabdi ke desa yang lebih lama dari KKN,” kata Abdul Halim.

Usulan kedua, soal skripsi mahasiswa digantikan dengan program pengabdian kepada desa dan melakukan pendampingan pembangunan di desa. Kemendes PDTT juga mengajak Proyek Desa yang terdiri dari tiga bagian, yakin konsep operasional bangun SDM unggul, transformasi ekonomi pedesaan, dan kebijakan Kampus Merdeka.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut positif program peningkatan kapasitas kades tersebut karena itu bakal berdampak langsung kepada masyarakat desa.(*)

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedai Kopi Sabar Pejagoan Sajikan Kopi Sehat Tanpa Gula

    Kedai Kopi Sabar Pejagoan Sajikan Kopi Sehat Tanpa Gula

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net PEJAGOAN – Kedai Kopi Sabar yang terletak di Jalan Ronggowarsito Nomor 39 Pejagoan (barat Jembatan Pejagoan), fokus menyajikan kopi nusantara. Sabar Irianto meracik kopi di kedai kopi miliknya. “Kopi yang ada di Kedai Sabar mulai dari Aceh hingga Papua,” kata Pemilik Kedai Kopi Sabar, Sabar Irianto, disela-sela soft opening kedainya di Pejagoan, Minggu 8 […]

  • Setelah 32 Tahun Menanti, Akhirnya Kebumen Raih Sertifikat Adipura Pertama

    Setelah 32 Tahun Menanti, Akhirnya Kebumen Raih Sertifikat Adipura Pertama

    • calendar_month Kamis, 10 Jan 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Kabupaten Kebumen akhirnya berhasil meraih sertifikat adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Ini sekaligus mengakhiri penantian selama 32 tahun, untuk mendapatkan gelar bergengsi di bidang lingkungan hidup. Wakil Bupati Kebumemn Yazid Mahfudz, didampingi Kepala Dinas Perkim LH Edi Rianto melepas burung emprit pada peluncuran Program Gempita. Sertifikat Adipura ini diperuntukkan […]

  • Sehari Jabat Kapolres Kebumen, Rudy Cahya Minta Jajarannya Patroli ke Hutan

    Sehari Jabat Kapolres Kebumen, Rudy Cahya Minta Jajarannya Patroli ke Hutan

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    “Kemarau yang datang lebih awal membuat membuat sebagian hutan mengering dan rawan terjadi kebakaran,” Kapolres Kebumen didampingi wakilnya saat memimpin rapat (Foto: Humas Polres Kebumen) www.inikebumen.net KEBUMEN – Sehari menjabat sebagai Kapolres Kebumen,  AKBP Rudy Cahya Kurniawan, membuat terobosan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Dia meminta jajarannya untuk melakukan patroli ke hutan-hutan yang ada […]

  • Resep Ayam Geprek Jumbo, Chef Devina Hermawan Membagikan Rahasianya Cara Bikin jadi Jumbo, Praktis!

    Resep Ayam Geprek Jumbo, Chef Devina Hermawan Membagikan Rahasianya Cara Bikin jadi Jumbo, Praktis!

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

     Resep ayam geprek jumbo (Youtube Devina Hermawan) INIKEBUMEN.net – Berikut ini resep ayam geprek jumbo ala Chef Devina Hermawan. Chef Devina Hermawan membagikan rahasia cara membuat resep ayam geprek menjadi jumbo. Selain itu, resep ayam geprek jumbo ini lebih krispi, gurih dan pedas. Dilansir  dari kanal Youtube Devina Hermawan, berikut resep ayam geprek jumbo untuk […]

  • Jelang Pelantikan Presiden RI, Polres Kebumen Gencarkan Razia Kendaraan

    Jelang Pelantikan Presiden RI, Polres Kebumen Gencarkan Razia Kendaraan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Ada beberapa sasaran prioritas dalam razia tersebut. Diantaranya, kendaraan pribadi, barang bawaan berbahaya, mobil box, serta kelengkapan berkendara. Petugas memeriksa mobil boks (Foto: Humas Polres Kebumen) www.inikebumen.net KEBUMEN – Polres Kebumen mengintensifkan razia kendaraan bermotor. Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan ini dilakukan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Pada Rabu malam, 16 Oktober 2019, Polres […]

  • Anak Terlantar, Glandangan, Disabilitas dan Pengemis dapat Bantuan dari Pemkab Kebumen

    Anak Terlantar, Glandangan, Disabilitas dan Pengemis dapat Bantuan dari Pemkab Kebumen

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

     Ilustrasi Disabilitas dan Pengemis dapat Bantuan Pemkab Kebumen INIKEBUMEN.net – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(Dinasos P3A) telah menyiapkan anggaran Rp800 juta untuk pemberian bantuan sembako kepada anak terlantar, glandangan dan pengemis, disabilitas, dan rumah tangga miskin. Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, total ada 520 orang yang mendapat bansos sembako […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks