Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Berbeda Tak Harus Bertentangan (Bagian I)

Berbeda Tak Harus Bertentangan (Bagian I)

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Kang Juki

Berbeda Tak Harus Bertentangan (Bagian I)
Spanduk MTA Kebumen yang menolak radikalisme, terorisme dan ISIS (Ilustrasi Foto: MTA Sempor)

www.inikebumen.net BERULANGNYA penolakan terhadap kegiatan Majelis Tafsir Al Quran (MTA) di Kabupaten Kebumen, menghadirkan keraguan akan kedewasaan masyarakat Kebumen dalam menyikapi perbedaan. Muara dari sikap tersebut adalah gagalnya pendidikan dalam keluarga.

Mengapa? Ikatan hubungan emosional terdekat setiap individu adalah keluarga. Kesiapannya menghadapi perbedaan pemahaman ikut mempengaruhi hubungan emosional dalam keluarga. Sementara penyebab penolakan masyarakat terhadap MTA, yang terangkat di media sosial (medsos) antara lain adanya konflik keluarga ketika ada salah seorang anggotanya bergabung dengan MTA.

Memang bagi penolak MTA pasti masih punya alasan lain untuk memperkuat sikap mereka. Sebaliknya warga MTA juga merasa memiliki hak hidup sebagai perkumpulan yang mempunyai legalitas formal. Toh, masih banyak perkumpulan tanpa legalitas formal yang bisa tetap mengadakan kegiatan.

Komunitas facebooker tak selalu memiliki legalitas formal, tapi belum pernah terdengar ada penolakan terhadap kegiatan komunitas facebooker ketika mengadakan pertemuan.

Ada suatu alasan yang memberikan perbandingan aneh dengan mengibaratkan suatu pabrik juga perlu ijin yang bersifat lokal. Artinya meski perusahannya memiliki legalitas, tanpa persetujuan warga lokal tidak bisa sembarang mendirikan pabrik di suatu tempat.

Perbandingan itu tidak memperhitungkan bahwa operasional pabrik menghasilkan limbah yang dibuang ke lingkungan maka perlu persetujuan warga lokal. Sementara kajian keagamaan, apakah menghasilkan limbah yang juga dibuang ke lingkungan sehingga harus mendapatkan persetujuan warga setempat?

Bagi penolak MTA bisa berdalih pemahaman pengikut MTA yang berbeda dari masyarakat umum juga bisa dikategorikan limbah, dianggap sesat, maka harus ditolak.

Sebaliknya bagi warga MTA, perbedaan pemahaman itu justru mendatangkan “kewajiban dakwah” bagi mereka untuk “meluruskan” pemahaman masyarakat yang masih keliru. Di sini memunculkan pertanyaan, apakah setiap perbedaan harus berujung pada pertentangan?

Dalam Al Quran surat Al Maidah ayat 48, Allah SWT berfirman, yang artinya

“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.”

Ringkasan muatan ayat tersebut, perbedaan adalah ujian keimanan kita terhadap apa yang telah diturunkan Allah SWT kepada kita. Semestinya tidak untuk menjadi bahan pertentangan, melainkan untuk pendorong dalam berlomba-lomba untuk berbuat kebajikan. Mungkinkah bisa demikian? Mengapa tidak?

Contoh sederhana, harus lebih didahulukan mana mendirikan rumah sakit atau membentuk fakultas kedokteran (FK)? Tentu ada yang mengatakan keduanya harus didirikan bersama, mendirikan rumah sakit lebih dulu atau membentuk fakultas kedokteran lebih dulu. Tidak perlu dipertentangkan. Berkomitmenlah dengan pendapat tersebut untuk berbuat kebajikan.

Hasilnya, rumah sakit PKU Muhammadiyah bertebaran di mana-mana, padahal belum tentu di daerah itu sudah ada FK bahkan perguruan tinggi Muhammadiyah. Sebaliknya tidak sedikit pula fakultas kedokteran yang berkembang, meskipun perguruan tinggi yang bersangkutan belum memiliki rumah sakit sendiri, misalnya FK Unsoed.

Ada pula perguruan tinggi yang fakultas kedokteran dan rumah sakitnya berkembang beriringan, FK UI dengan RSUP dr Cipto Mangunkusumo, FK UGM dengan RSUP dr Sarjito, FK Undip dengan RSUP dr Karyadi, RSI Cempaka Putih dengan Universitas YARSI dan sebagainya.

Jika dengan contoh itu masih ada yang bisa berdalih lagi, bahwa itu perbedaan yang tidak terkait dengan masalah agama, contoh lainnya juga ada.

Berbeda dengan kalangan nahdliyin, orang-orang Muhammadiyah jarang mengadakan selamatan. Hasilnya Muhammadiyah bisa cepat membangun sekolah di mana-mana, karena banyak warganya bisa mengalokasikan donasi. Hasil dari kebiasaan selamatan kaum nahdliyin juga tak bisa dipandang sebelah mata.

Kebiasaan berkumpul bersama membentuk komunitas yang guyub dan rukun itu bisa ditransfer untuk meredam berlarutnya konflik di kalangan pejuang muslim Afghanistan. Hal itu pernah diceritakan Dr KH Marsudi Suhud, salah seorang Ketua PB NU yang berasal dari Kebumen, saat memberikan ceramah Maulid Nabi di Masjid Agung Kauman, Kebumen.

Perbedaan yang tak selalu berujung pada pertentangan juga pernah terjadi pada masa Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda ketika perang Al-Ahzab, “Janganlah seseorang melaksanakan shalat ‘Ashar kecuali di perkampungan Bani Quraizhah.”

Setelah berangkat, sebagian dari pasukan melaksanakan shalat ‘Ashar di perjalanan, sementara sebagian yang lain berkata, “Kami tidak akan shalat kecuali setelah sampai di perkampungan itu.”

Sebagian yang lain beralasan, “Justru kita harus shalat, karena maksud beliau bukan seperti itu.”

Menurut Ibnu Umar ra, setelah kejadian ini diberitahukan kepada Nabi Muhammad SAW, beliau tidak menyalahkan satu pihakpun. (HR Bukhari no. 3810 dishahihkan ijmak ulama).

Jika perbedaan penafsiran terhadap perintah Nabi Muhammad SAW tersebut merupakan pertentangan, maka mestinya beliau akan membenarkan pendapat salah satu dan menyalahkan pendapat lainnya. (Bersambung)

Kang Juki
Penulis adalah jamaah Masjid Agung Kauman, Kebumen.

  • person
  • visibility 4
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Bioskop Platinum Cineplex Trio Mall Kebumen Hari Ini Kamis 22 Juni 2023: Ada 2 Film Baru!

    Jadwal Bioskop Platinum Cineplex Trio Mall Kebumen Hari Ini Kamis 22 Juni 2023: Ada 2 Film Baru!

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

     Jadwal film yang tayang di Bioskop Platinum Cineplex Kebumen hari ini INIKEBUMEN.net – Ada dua film baru tayang di Bioskop Platinum Cineplex Kebumen hari ini, Kamis, 22 Juni 2023. Dua film yang baru tayang di Bioskop Platinum Cineplex Kebumen hari ini, yaitu Onde Mande! dan Sosok Ketiga. Selain dua film baru, Bioskop Platinum Cineplex Kebumen […]

  • Sepekan Dibuka, Lelang Jabatan Pemkab Kebumen Sepi Peminat

    Sepekan Dibuka, Lelang Jabatan Pemkab Kebumen Sepi Peminat

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Sejumlah pejabat Pemkab Kebumen bersiap untuk dilantik dan diambilsumpahnya sebelum menempati jabatan baru. www.inikebumen.net KEBUMEN – Sepekan setelah dibuka, belum ada satu pun PNS yang mendaftarkan diri pada seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemkab Kebumen. Padahal, panitia seleksi telah menyampaikan pengumuman pendaftaran sejak sebelum 6 Mei 2019 lalu. “Sampai dengan […]

  • Jadwal Bioskop Kebumen Hari Ini Senin 29 Mei 2023: Cek Daftar Film yang Sedang Tayang, Salah Satunya Kajiman

    Jadwal Bioskop Kebumen Hari Ini Senin 29 Mei 2023: Cek Daftar Film yang Sedang Tayang, Salah Satunya Kajiman

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

     Film Kajiman, salah satu film yang sedang tayang di Bioskop Kebumen hari ini. INIKEBUMEN.NET – Berikut jadwal film bioskop Kebumen hari ini, Senin, 29 Mei 2023. Bioskop Platinum Cineplex Kebumen hari ini, menayangkan tiga film. Yaitu Film Hati Suhita, Little Mermaid, Fast X dan Kajiman. Berikut jadwal Bioskop Platinum Cineplex Kebumen hari ini, Senin, 29 […]

  • Canggih, Belanja di Pasar Kejawang Sekarang Bisa Pakai QRIS

    Canggih, Belanja di Pasar Kejawang Sekarang Bisa Pakai QRIS

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Revitalisasi dilakukan  mulai  19 Juli 2021 sampai dengan 25 November 2021 dan saat ini sudah selesai 100 persen. Pembeli mencoba menggunakan aplikasi pembayaran non tunai QRIS di Pasar Kejawang. (Foto: Prokopim Setda Kebumen). INI KEBUMEN – Pasar Kejawang di Desa Karangjambu, Kecamatan Sruweng mulai menerapkan pembayaran nontunai menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS).  Pasar ini  […]

  • Unjuk Rasa GTT/PTT, Momentumnya Tidak Tepat

    Unjuk Rasa GTT/PTT, Momentumnya Tidak Tepat

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Meski sudah lebih dari sepekan aksi damai yang dilakukan oleh Forum Komunikasi GTT/PTT Kabupaten Kebumen, namun berbagai sorotan masih saja terjadi terhadap aksi tersebut. GTT/PTT Kebumen saat melakukan aksi damai pada 12 Februari 2018. Penulis Novel “Silang Selimpat”, Achmad Marzoeki, mengatakan unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan GTT/PTT itu momentumnya dinilai tidak […]

  • Selama Lebaran, Dua Ribu Wisatawan Kunjungi 3D Studio Kebumen

    Selama Lebaran, Dua Ribu Wisatawan Kunjungi 3D Studio Kebumen

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Selama libur Lebaran 3D Studio & Edupark Kebumen ramai dikunjungi wisatawan. Wahana hiburan wisata satu-satunya di Kebumen dengan konsep tiga dimensi itu mencatat sedikitnya dua ribu wisatawan berkunjung pada musim Lebaran kemarin. Pengunjung mencoba berfoto di salah satu spot yang ada di  wahana 3D Studio Kebumen, Rabu (6/7/2017). “Rata-rata sehari 200-an pengunjung […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks