Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Mencegah Kemungkaran

Mencegah Kemungkaran

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mencegah Kemunkaran
Kang Juki

www.inikebumen.net SURAT Ali Imran ayat 104 menginspirasi umat Islam untuk membuat organisasi yang bergerak di bidang dakwah, seperti Muhammadiyah, Persis, NU, Jamiatul Washliyah, Al Irsyad dan sebagainya.

Ayat tersebut bermakna,  “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”

Hasilnya bisa kita lihat dan manfaatkan bersama. Organisasi-organisasi Islam tersebut membangun lembaga pendidikan dan kesehatan yang sudah banyak membantu masyarakat. Namun kalau dirasakan, kegiatan dakwah sebenarnya masih didominasi amar ma’ruf dan kurang dalam nahi munkar.

Hal itu diindikasikan dengan masih banyaknya pelanggaran terhadap larangan dalam ajaran Islam. Sebagian ada yang sekaligus melanggar hukum positif sehingga pelakunya bisa terjerat hukum, misalnya: korupsi, penipuan, pelecehan seks, penyalahgunaan obat terlarang dan sebagainya.

Sebagian lagi tak tersentuh hukum positif, sehingga pelakunya merasa nyaman, sementara yang mengingatkan malah kadang justru mengalami perudungan (di- bully). Sekadar contoh: perzinahan, perilaku seks menyimpang, minum-minuman keras dan sebagainya.

Dalam lingkungan masyarakat terkecil seperti keluarga, atau berbagai komunitas sosial yang semakin banyak terbentuk seiring berkembangnya media sosial (medsos), umumnya orang juga lebih ringan beramar ma’ruf ketimbang bernahi munkar. Hampir semua orang mau melakukan amar ma’ruf.

Sampai-sampai banyak orang kemudian jadi kurang jeli membagi info hoax tentang ajaran Islam melalui medsos. Hanya karena info itu diberi embel-embel perintah membagi agar dapat pahala dan diampuni dosanya, meski cuma sekadar mengingatkan tentang datangnya nisyfu sya’ban atau nuzulul Quran.

Sebaliknya untuk melakukan nahi munkar, seringkali saling mengelak dengan alasan tidak enak. Yang lebih repot jika berdalih tidak mau munafik karena masih melakukan.

Penempatan istilah munafik yang keliru. Mengingatkan nahi munkar saat kita sadar, mestinya juga karena berharap saat kita hendak terjerumus akan berbuat munkar ada yang mengingatkan dan mencegahnya. Sepanjang kita juga mau diingatkan lalu mengurungkan perbuatan, hal itu bukan suatu bentuk kemunafikan.

Orang tua saja adakalanya tidak kompak untuk mencegah anaknya berbuat munkar, apalagi dalam satu komunitas. Misalnya saat anaknya terlibat pergaulan bebas, antara Ayah dan Ibu bisa berbeda menyikapinya. Mestinya salah satu dari keduanya berpikir, jika seseorang tidak tegas menyikapi suatu tindakan, bisa jadi karena sering bertindak sama.

Dalam sebuah hadits yang berasal dari Abu Bakar bin Abu Syaibah ra, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah ia mencegah kemungkaran itu dengan tangannya. jika tidak mampu, hendaklah mencegahnya dengan lisan, jika tidak mampu juga, hendaklah ia mencegahnya dengan hatinya. Itulah selemah-lemah iman.” (HR Muslim no. 70 dishahihkan oleh ijma’ ulama).

Kalau orang saling mengelak untuk mencegah kemunkaran dengan tangan dan mulut, bagaimana kita yakin masih ada yang mau mengingatkannya dengan hati? Padahal itu sudah selemah-lemah iman. Bila keberadaan orang yang masih mau melakukan nahi munkar diragukan, bagaimana kemunkaran tidak merajalela?

Ramadhan bisa kita jadikan sebagai bulan perubahan. Mari kita mulai peduli untuk melakukan nahi munkar di sekitar kita. Melengkapi amar ma’ruf yang barangkali sudah banyak dilakukan.(*)

Kang Juki
Penulis adalah jamaah Masjid Agung Kauman, Kebumen.

  • person
  • visibility 2
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H-3 Lebaran, Sepeda Motor Mendominasi Arus Lalu Lintas

    H-3 Lebaran, Sepeda Motor Mendominasi Arus Lalu Lintas

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Kebumen masih terpantau lancar. Meski sudah terjadi kenaikan volume kendaraan, belum terjadi penumpukan yang berarti.  Kondisi jalan di perlintasan KA Karanganyar terpantau ramai lancar, Kamis (22/6/2017) sekitar pukul 13.00 WIB. Pantauan udara yang dilakukan oleh tim inikebumen.net, […]

  • FILM HOROR: Sosok Ketiga Tayang di Bioskop Trio Mall Kebumen Mulai Hari Ini, Baca Dulu Sinopsisnya!

    FILM HOROR: Sosok Ketiga Tayang di Bioskop Trio Mall Kebumen Mulai Hari Ini, Baca Dulu Sinopsisnya!

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

     Poster Film Sosok Ketiga. INIKEBUMEN.net – Sosok Ketiga, menjadi salah satu deretan judul film yang tayang di Bioskop Platinum Cineplex Trio Mall Kebumen hari ini, Kamis, 22 Juni 2023. Sosok Ketiga, merupakan film Indonesia bergenre horor, drama garapan Sutradara Dedy Rahmat dan diproduksi oleh rumah produksi Gambar Leo. Film Sosok Ketiga tayang perdana di bioskop […]

  • Benarkah Kebumen Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah? Ini Faktanya

    Benarkah Kebumen Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah? Ini Faktanya

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Fakta kemiskinan Kebumen Ilustrasi www.inikebumen.net KEBUMEN – Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019, jumlah penduduk miskin Kabupaten Kebumen sebanyak 201,34 ribu jiwa atau 16,82 persen dari total jumlah penduduk. Dari sisi jumlah penduduk miskin, Kebumen menduduki urutan ke-2  di Jawa Tengah. Kabupaten Brebes memiliki jumlah penduduk miskin mencapai 293,18 ribu jiwa, atau 16,22 persen dari […]

  • Kasus Pembacokan di Kutowinangun,  Dua Tersangka Diringkus dan Terancam Hukuman Mati

    Kasus Pembacokan di Kutowinangun, Dua Tersangka Diringkus dan Terancam Hukuman Mati

    • calendar_month Minggu, 4 Apr 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Tersangka BY membawa golok sedangkan RZ membawa clurit untuk menghabisi nyawakorban. Dua tersangka menyerahkan diri INI Kebumen, KEBUMEN – Dua tersangka yang diduga melakukan penganiayaan kepada korban RD (37) warga Desa Lajer, Ambal, hingga meninggal dunia, telah diamankan Sat Reskrim Polres Kebumen.  Para tersangka masing-masing berinisial RZ (33) dan BY (41). Keduanya merupakan paman dan […]

  • Selama Lebaran, Stok Elpiji 3 Kilogram di Kebumen Ditambah

    Selama Lebaran, Stok Elpiji 3 Kilogram di Kebumen Ditambah

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Konsumsi elpiji 3 kilogram pada akhir Ramadan dan Lebaran diprediksi bakal meningkat. Namun, masyarakat dihimbau tidak perlu khawatir atas ketersediaan stok elpiji bersubsidi tersebut. Ilustrasi: Petugas menurunkan elpiji 3 kilogram di pangkalan SPBU Panjer Kebumen Sebab, alokasi elpiji tabung “melon” itu ditambah hingga 23,3 persen selama ramadan dan lebaran. Sehingga tidak akan […]

  • Mulai Hari ini, Pelamar CPNS Pemkab Kebumen Ikuti SKD di Jogja

    Mulai Hari ini, Pelamar CPNS Pemkab Kebumen Ikuti SKD di Jogja

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Dalam satu hari, SKD diikuti oleh 1.499 peserta yang dibagi dalam lima sesi.  Ilustrasi www.inikebumen.net KEBUMEN – Sebanyak 5.462 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Kebumen yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)  mulai hari ini, Sabtu, 15 Februari 2020. Mereka mengikuti tes Computer Assisted Tes (CAT) di Komplek UPT […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks