Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Militansi Pendamping PKH Wujudkan KPM PKH Sejahtera Mandiri

Militansi Pendamping PKH Wujudkan KPM PKH Sejahtera Mandiri

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.inikebumen.net LAMPUNG – Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat menegaskan setiap Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) harus militan dalam mewujudkan kesejahteraan penerima bansos atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Militansi PendaMping PKH Wujudkan KPM PKH Sejahtera Mandiri
Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat.

“Pendamping PKH harus militan. Artinya bersemangat tinggi dan penuh gairah mendorong perubahan perilaku dan kemandirian KPM PKH. Jangan hanya menjadi pelaksana program saja, jangan terjebak rutinitas. Saudara harus profesional dan punya target,” kata Dirjen dihadapan 470 peserta Bimbingan Pemantapan Pendamping PKH Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Minggu.

Harry mengatakan tugas Pendamping PKH tidak hanya sekedar mengurus bansos, tetapi mereka harus punya perencanaan kerja yang baik dan memiliki inovasi untuk mencapai kemandirian KPM. Ada tiga hal yang ditekankan Dirjen kepada Pendamping PKH.

Pertama, perbaikan akses terhadap pendidikan dan kesehatan dimana KPM PKH dapat mengakses kebutuhan dasar tersebut. Kedua, memastikan KPM PKH juga dapat mengakses bantuan sosial lainnya seperti Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Sehat, Beras Sejahtera (Rastra)/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Sertifikasi Tanah, Program Subsidi Listrik dan Subsidi Elpiji, Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). 

Akses terhadap bansos yang lain tujuannya untuk mengurangi beban pengeluaran KPM PKH. Jika satu keluarga mendapat beragam bansos, maka diharapkan kondisi ekonomi mereka terbantu. “Demikian halnya apabila dalam keluarga itu ada penyandang disabilitas berat atau lansia maka harus diupayakan mendapat bantuan PKH Lansia dan PKH Disabilitas,” katanya.

Ketiga, lanjutnya, setelah menerima beragam bansos maka KPM didorong untuk lebih kreatif dalam meningkatkan produktifitas keluarga.

“Pendamping PKH harus menanamkan dalam benak KPM bahwa bansos PKH bersifat temporer. Kelak bantuan akan dihentikan apabila mereka telah mandiri secara sosial ekonomi,” katanya.

Dirjen menyontohkan, hal ini seperti yang dialami tiga orang KPM PKH Graduasi dari Kota Bandar Lampung yakni Metaria, Sri Wahyuni dan Susanti. Ketiganya telah berhasil meningkatkan kemandirian sejak mereka menjadi peserta PKH mulai tahun 2011 dan kemudian merintis usaha e-Warong KUBE PKH.

KPM Graduasi dari Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Susanti mengaku sangat terbantu dengan adanya program PKH. Setelah menerima bansos ini, ia kemudian membuka usaha toko kelontong kecil-kecilan di rumahnya. Tahun 2015 warung kelontongnya semakin besar dan maju. Pada tahun 2017 diberikan kepercayaan mengelola e-Warong KUBE PKH. 

“Alhamdulillah semua ini tak lepas dari dukungan Pendamping PKH, saya termotivasi untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH,” katanya seraya tersenyum.

Anak Berprestasi
Pada kesempatan yang sama, Dirjen juga memberikan apresiasi kepada 10 anak-anak berprestasi di Provinsi Lampung yang merupakan anak-anak KPM PKH. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi PKH di wilayah ini telah menghasilkan berbagai prestasi membanggakan. Di antaranya yang menonjol dan mendapat apresiasi Kemensos RI adalah berhasilnya anak-anak KPM PKH diterima di perguruan tinggi melalui program beasiswa Bidik Misi.

Data dari Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan pada tahun 2017 terdapat 28 siswa PKH berprestasi berhasil masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dan mendapatkan program Beasiswa Bidik Misi. Pada tahun 2018, sebanyak 189 siswa PKH kelas XII (dua belas) telah mendaftar di Perguruan Tinggi dan saat ini sedang mengikuti seleksi Bidik misi 2018.

“Informasi yang saya terima dari 189 siswa, sebanyak 35 siswa telah dinyatakan lulus masuk Perguruan Tinggi, dan sebagian besar sedang menunggu pengumuman Bidik Misi. Ini merupakan bukti komitmen dan kerja keras Pendamping PKH untuk mempercepat peningkatan kualitas dan kemandirian KPM PKH,” terangnya.

Program Keluarga Harapan Provinsi Lampung telah di implementasikan sejak 2011, sampai dengan saat ini telah mencakup pada 15 Kabupaten/Kota, 227 Kecamatan, 2.923 desa. Total bantuan sosial PKH telah disalurkan sejak 2011 sampai dengan Tahap 1 Tahun 2018 adalah Rp.1.600.940.000.000 (Satu Triliun Enam Ratus Milyar Sembilan Ratus Empat Puluh Juta Rupiah). Dengan jumlah KPM sebanyak 438.077 (Empat Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Tujuh Puluh Tujuh) tahap 1 tahun 2018.

Data BPS Provinsi Lampung 2018, terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 0,65% dari 13,69% pada 2017 turun menjadi 13.04% pada 2018. Penurunan tersebut salah satunya merupakan dampak dari implementasi PKH sejak 2011–2018 dan bansos lainnya di Provinsi Lampung.

Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018, PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluaga dan atau seseorang yang miskin dan rentan miskin, yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin. Datanya diolah oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial dan ditetapkan sebagai KPM PKH.
Adapun tujuan Program Keluarga Harapan (PKH), di antaranya meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan social, mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin, menciptakan kemandirian bagi keluarga penerima manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, serta mengenalkan produk dan jasa keuangan formal kepada KPM.

PKH pun menjadi program prioritas nasional karena mempunyai dampak langsung yang signifikan terhadap pengurangan kemiskinan dan kesenjangan dengan meningkatkan daya beli masyarakat yang kurang mampu melalui bantuan sosial non tunai yang diberikan.

PKH juga terbukti menjadi program bantuan sosial yang mendorong kreativitas keluarga dalam meningkatkan produktivitasnya serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam keluarga melalui akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.(*)

  • person
  • visibility 3
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendidik Orang Tua (Bagian III)

    Mendidik Orang Tua (Bagian III)

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Bukan hanya pekerjaan profesi yang mengandalkan kemampuan fisik, seperti petani, pekerja bangunan, buruh angkut dan lain-lain. Pekerjaan rumah tangga seperti memasak sekalipun pada saatnya harus ditinggalkan orang yang sudah tua. Kang Juki www.inikebumen.net SEMUA makhluk hidup hanya memiliki dua kemungkinan, dalam proses tumbuh atau membusuk sebelum akhirnya mati. Jika sudah tidak ada proses pertumbuhan lagi, […]

  • 47 Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Kebumen Dikukuhkan

    47 Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Kebumen Dikukuhkan

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 4
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Sebanyak 47 orang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Kebumen tahun 2018 dikukuhkan oleh Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz. Pengukuhan dilakukan di Pendopo Bupati Kebumen, Kamis malam 16 Agustus 2018. Anggota Paskibra Kabupaten Kebumen mencium bendera merah putih pada malam pengukuhan, Kamis malam 16 Agustus 2018. Paskibra tersebut akan bertugas pada peringatan […]

  • Rumah Nenek Sajem di Karanggayam Kebumen Kebakaran, Begini Kronologinya

    Rumah Nenek Sajem di Karanggayam Kebumen Kebakaran, Begini Kronologinya

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Rumah Nenek Sajem Kebakaran INIKEBUMEN.net – Rumah nenek Sajem warga Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, Kebumen dilaporkan kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu 28 Oktober 2023, sekitar pukul 07.30 WIB. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto, menjelasakan kejadian nahas bermula saat Sajem tengah memasak menggunakan tungku […]

  • Perajin Gerabah dan Kulit Kebumen Disuruh Belajar ke Jogja

    Perajin Gerabah dan Kulit Kebumen Disuruh Belajar ke Jogja

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kebumen, memberangkatkan perajin kulit dan perajin untuk belajar di Yogyakarta. Para pelaku Industri Kecil Menengah itu diberangkat menuju Kota Gudeg dari Kantor Disperindag oleh Kepala Disperindag Kebumen, Nugroho Tri Waluyo, Senin (11/9/2017) pagi. Perajin kulit Kebumen saat belajar Paguyuban Pengrajin Kulit Manding Makmur di Dusun Manding […]

  • Beranda Eatery Bakal Gelar Workshop Pemberdayaan Kopi

    Beranda Eatery Bakal Gelar Workshop Pemberdayaan Kopi

    • calendar_month Kamis, 26 Apr 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Beranda Eatery bakal menggelar workshop pemberdayaan kopi, Minggu 29 April 2018. Acara tersebut merupakan satu rangkaian kegiatan bertajuk “Ruang Tamu Jilid II”. Pengunjung kafe menikmati sajian menu di Beranda Eatery di Jalan Pemuda 87 Kebumen. Owner Beranda Eatery, Lily Wijayanti, menjelaskan pada workshop ini akan mengulas segala sesuatu yang berkaitan dengan industri […]

  • Timsel loloskan 210 Calon Panwas di Jateng

    Timsel loloskan 210 Calon Panwas di Jateng

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net SEMARANG – Tim seleksi calon Panwas 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah telah selesai melakukan tahapan penjaringan melalui tes wawancara. Tim seleksi telah menetapkan sebanyak enam calon panwas di tiap kabupaten/kota yang telah lolos seleksi tes wawancara. Ilustrasi Tes wawancara dilaksanakan selama empat hari lalu dari 17 hingga 20 Juli 2017. Nantinya, enam nama di masing-masing […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks