Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Selama Lima Tahun, Bawaslu Jateng Tangani 1.543 Dugaan Pelanggaran

Selama Lima Tahun, Bawaslu Jateng Tangani 1.543 Dugaan Pelanggaran

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.inikebumen.net SEMARANG – Badan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng sejak 2013 hingga 2017 ini telah melakukan penanganan sebanyak 1.543 dugaan pelanggaran.

Selama Lima Tahun, Bawaslu Jateng Tangani 1.543 Dugaan Pelanggaran
Komisioner Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo

“Dugaan pelanggaran itu terjadi saat proses pelaksanaan Pemilihan Gubernur 2013, Pemilihan Legislatif 2014, Pemilihan Presiden 2014, Pemilihan Bupati/Walikota 2015, dan Pemilihan Bupati/Walikota 2017,” kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo saat Rapat Koordinasi dengan Mita Kerja pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati/Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota 2018 di Jateng di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (18/9/2017).

Teguh membeberkan, dugaan pelanggaran itu terbagi dalam pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana Pemilu, maupun pelanggaran kode etik. Namun demikian, banyak juga dugaan  pelanggaran yang dinyatakan gugur setelah dilakukan penanganan.

Berdasarkan catatannya, lanjut Teguh, dalam kegiatan pengawasan yang dilakukan, ada beberapa catatan yang perlu menjadi titik tekan. Diantaranya, berdasarkan jumlah temuan/laporan dugaan pelanggaran, pengawasan masih dominan dilakukan oleh lembaga pengawas dibandingkan masyarakat umum. Adapun terkait dengan pelanggaran, banyak terjadi saat proses pelaksanaan pemilihan, bentuknya berupa politik uang, pelibatan ASN yang terjadi pada masa kampanye dan masa tenang.

“Namun demikian, banyak pelanggaran-pelanggaran yang tak dapat ditindak karena kurang memenuhi unsur dan bukti serta keterbatasan waktu penanganan oleh Pengawas,” ucap Teguh.

Untuk memaksimalkan kerja pengawasan, dikatakan Teguh, perlu dilakukan evaluasi dan revisi berkelanjutan terhadap instrumen pengawasan yang dilakukan oleh lembaga pengawas. Selain itu, inovasi dalam pengawasan dapat dilakukan seiring perkembangan teknologi, baik dari sisi pencegahan melalui pengembangan aplikasi pengawasan maupun dalam pelaporan. “Dan yang tak kalah pentingnya adalah memasyaratkan dan mensosialisasikan pengawasan, karena sejatinya masyarakat adalah pengawas. Jadi, tak hanya tanggung jawab jajaran pengawas belaka,” jelasnya.

Setali tiga uang, Ketua Bawaslu Jateng, Juhana menambahkan, untuk menyongsong perhelatan Pilkada 2018, Bawaslu Jateng sudah membentuk Panwaslu di 35 kabupaten/kota di provinsi ini. “Kami juga sudah meneken

Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) atas anggaran Pilgub Jateng 2018 sebanyak Rp293 miliar pada 25 Juli 2017,” kata dia.

Saat ini, lanjut Juhana, Panwaslu kabupaten/kota sedang proses melakukan seleksi pengawas kecamatan. “Berdasarkan laporan yang kami terima, animo masyarakat yang ikut seleksi Panwascam sangat tinggi,” bebernya.

Sementara itu, Pengamat politik Universitas Dipongero (Undip) Semarang, Teguh Yuwono mengatakan, keberadaan Pengawas Pemilu ini masih sangat penting di negeri ini. Sebab, politik uang dalam perhelatan Pemilu hingga kini juga masih ada. selain itu, pelanggaran-pelanggaran Pemilu lain hingga kini juga masih terjadi. “Saya kira pengawas Pemilu perlu ada sampai tidak ada lagi pelanggaran,” katanya.

Menurut Teguh Yuwono, keberadaan pengawas juga untuk mengawasi potensi penyalahgunaan wewenang. Hanya, lanjunya, jajaran Bawaslu hingga kini masih butuh peningkatan-peningkatan kewenangan. (*)

  • person
  • visibility 2
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Turunkan Paksa Spanduk Bertuliskan NKRI Dibentuk Tanggal 18 Agustus

    Petugas Turunkan Paksa Spanduk Bertuliskan NKRI Dibentuk Tanggal 18 Agustus

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net ADIMULYO – Petugas Polsek Adimulyo bersama TNI dari Koramil Adimulyo, menurunkan spanduk provokasi yang dipasang di Desa/Kecamatan Adimulyo, Senin (14/8/2107). Spanduk dianggap meresahkan diamankan petugas. Spanduk yang dipasang oleh Sutrisno Abdul Azis warga Desa Banyurata, Kecamatan Adimulyo, yang pengurus Yayasan Asshiddiqiyah terpaksa diturunkan karena membuat warga resah. Spanduk tersebut dipasang di gapura masuk Desa/Kecamatan […]

  • Kader PKS Diminta Aktif Bermasyarakat

    Kader PKS Diminta Aktif Bermasyarakat

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KARANGANYAR – Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kebumen diminta aktif bersama masyarakat. Hal itu dikatakan Ketua DPD PKS Kabupaten Kebumen, Akbar Yuliastomo, pada acara Halal Bi Halal keluarga besar PKS Kebumen di Hotel Candisari Karanganyar, Minggu (16/7/2017). Suasana halal bi halal keluarga PKS Kebumen di Hotel Candisari Karanganyar Kader PKS diminta aktif di berbagai […]

  • Duh! Tak Miliki Tanah Kas Desa, Sendangdalem Padureso Hanya Andalkan DD dan ADD

    Duh! Tak Miliki Tanah Kas Desa, Sendangdalem Padureso Hanya Andalkan DD dan ADD

    • calendar_month Sabtu, 29 Feb 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sendangdalem, Satu-satunya Desa di Kebumen yang Tak Miliki Tanah Kas dan Bengkok Bupati Yazid Mahfudz, memotong tumpeng pada peluncuran desa wisata di Desa Sendangdalem www.inikebumen.net PADURESO – Desa Sendangdalem Kecamatan Padureso, menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Kebumen yang tidak memiliki tanah kas dan tanah bengkok. Sehingga semua kebutuhan desa hanya mengandalkan anggaran dari Dana Desa […]

  • Polwan Polres Kebumen Punguti Sampah di Alun-alun

    Polwan Polres Kebumen Punguti Sampah di Alun-alun

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-69 Polisi Wanita (Polwan), Polwan Polres Kebumen melakukan bersih-bersih kawasan Alun-alun Kebumen, Jumat (25/8/2017) pagi. Polwan Polres Kebumen memunguti sampah di kawasan Alun-alun Kebumen, Jumat (25/8/2017). Dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, dan diikuti oleh pejabat utama Polres Kebumen, kerja bakti tersebut juga melibatkan Pedagang Kaki […]

  • Wacana Calon Tunggal di Pilkada Kebumen, Pemilih Milenial Pilih Golput

    Wacana Calon Tunggal di Pilkada Kebumen, Pemilih Milenial Pilih Golput

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Partai politik  tak berdaya dan nampak terkondisikan oleh kandidat yang punya kekuatan besar dan memastikan harus jadi. Firosy Ayatur Rohman INI Kebumen, Gombong – Wacana calon tunggal pada Pilkada Kebumen mendatang dinilai menjadi contoh buruk bagi kaum millineal. Ketua Departemen Pemberdayaan Politik LSM  Bina Insani, Firosy Ayatur Rohman, mengatakan wacana ini jelas bagian dari permainan […]

  • Apes! Warga Kebumen Sukses Gondol Belasan Unit HP, Tetapi Sehari Kemudian Ditangkap Polisi

    Apes! Warga Kebumen Sukses Gondol Belasan Unit HP, Tetapi Sehari Kemudian Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

     Pelaku yang sudah ditetapkank sebagai tersangka itu merupakan warga Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen.  Apes! Warga Kebumen Sukses Gondol Belasan Unit HP, Tetapi Sehari Kemudian Ditangkap Polisi INI KEBUMEN – Kasus pencurian 18 unit handphone di Kebumen, Jawa Tengah, berhasil diungkap polisi. Unit Reskrim Polsek Karanganyar Polres Kebumen, berhasil membekuk pelaku seorang pria 51 tahun inisial […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks