Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pansela » Pilkades, Wuwuran dan Totohan

Pilkades, Wuwuran dan Totohan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.inikebumen.net DEKLARASI Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bersih sudah diselenggarakan Pemkab Kebumen, Rabu (2/8/2017) lalu. Diikuti 188 orang calon kepala desa (cakades) yang akan berkompetisi di 49 desa yang tersebar di 22 kecamatan. Ini berarti ada 4 kecamatan yang desanya tidak menyelenggarakan pilkades, yakni Padureso, Poncowarno, Rowokele dan Sadang.

Pilkades, Wuwuran dan Totohan
Achmad Marzoeki (Kang Juki)

Namun tak berarti masyarakat keempat kecamatan tersebut sama sekali tidak mengikuti hiruk pikuknya Pilkades Serentak 2017 di Kabupaten Kebumen. Ada sejumlah alasan mengapa masyarakat dari desa lain bisa melibatkan diri dalam penyelenggaraan pilkades.

Pertama, kerabat atau kenalannya ikut menjadi cakades, sehingga secara moral merasa terpanggil ikut membantu untuk memenangkan. Kedua, mempunyai kegiatan usaha atau berminat membuka usaha di desa yang sedang menyelenggarakan pilkades, sehingga merasa berkepentingan dengan hasil pilkades. Ketiga, melihat ada peluang usaha yang bisa dimanfaatkan dalam pelaksanaan pilkades, baik karena keramaian dan kemeriahan pelaksanaannya, atau asesoris untuk pendukung pelaksanaannya.

Walau kampanye pilkades tak sesemarak kampanye pilpres, pilkada atau pileg, sudah pasti setiap cakades akan mencoba terobosan-terobosan baru dalam upaya meraih suara dukungan. Yang pasti pada hari H pilkades, sejak pemungutan hingga penghitungan suara, pasti akan diikuti adanya pasar kaget di lokasi pemilihan. Sejumlah pedagang dari desa tetangga, yang jauh sekalipun, bisa ikut meramaikan prosesi pelaksanaan pilkades.

Ketiga latar belakang tersebut masih dalam kategori wajar dan kecil kemungkinannya mengganggu pelaksanaan pilkades. Malahan sebaliknya, membuat pilkades bertambah meriah. Yang bisa bikin runyam adalah ketika ada yang menjadikan pilkades sebagai ajang perjudian dengan cara totohan atau taruhan mengunggulkan cakades pilihan masing-masing.

Patut diingat, bahwa perjudian merupakan kasus pidana terbanyak yang disidangkan di Pengadilan Negeri Kebumen. Data dari laman Pengadilan Negeri Kebumen, selama bulan Juli 2017, dari 39 kasus pidana biasa yang ditangani, 16 di antaranya, atau sekitar 41% adalah kejahatan perjudian. Narapidana kasus judi juga lumayan banyak. Rutan kelas II B Kebumen, per Maret 2017, dari 165 narapidana yang menghuninya, 27 orang (16,36%) karena kasus judi.

Tak bisa dipungkiri, judi walau termasuk kategori tindak pidana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 25 juta (Pasal 303 KUHP), masih menjadi kebiasaan sebagian masyarakat. Jika kita memperhatikan persawahan di seluruh Kabupaten Kebumen, niscaya kita tidak akan kesulitan menemukan sepetak tanah yang menjadi ajang balap merpati.

Ditandai dengan empat tiang bambu berbentuk bujursangkar yang ujungnya dihubungkan dengan tali. Sulit diingkari, bahwa dalam ajang balap merpati seperti itu pasti ada beberapa orang yang berjudi. Belum lagi bentuk perjudian lain seperti sabung ayam, togel maupun permainan dengan kartu.

Berbagai peristiwa yang sebenarnya tak terkait dengan judi sekalipun, bisa dijadikan obyek perjudian dengan cara totohan atau memasang taruhan pada pihak yang diunggulkannya akan menang, seperti pertandingan sepakbola, pacuan kuda dan berbagai cabang olah raga lainnya. Ketika jumlah taruhan semakin besar, bukan tidak mungkin para petaruh kemudian melakukan segala cara untuk mempengaruhi hasil pertandingan, seperti pengaturan skor dalam sepakbola.

Pilkades, termasuk peristiwa yang bisa dimanfaatkan menjadi ajang perjudian, karena menariknya dinamika peluang keterpilihan setiap cakades. Jika totohan-nya besar, maka tidak menutup kemungkinan pula para penjudi akan mencoba mempengaruhi hasil pilkades, agar bisa menang totohan. Salah satu cara untuk mempengaruhi hasil pilkades adalah dengan wuwuran, yakni memberi amplop kepada para pemilih dengan tujuan agar memilih cakades sesuai keinginan yang muwur.

Karena itu, upaya mewujudkan pilkades yang bersih tanpa ada wuwuran, belum cukup jika hanya melibatkan cakades dan tim suksesnya. Masih ada pihak lain yang berpotensi melakukan wuwuran, yakni mereka yang menjadikan pilkades sebagai arena totohan. Masalahnya, tak mudah untuk mendeteksi pihak-pihak yang melakukan totohan.

Yang lebih mudah adalah mencegah terjadinya wuwuran, dari mana pun asalnya. Sudah siapkah semua lapisan masyarakat, termasuk para tokoh lokal, Ketua RW dan Ketua RT untuk tidak mau menerima wuwuran? Semestinya merupakan tugas kita bersama untuk mengatakan, “TIDAK!” kepada wuwuran. Kita harus yakin kalau masih bisa mencari rezeki dengan cara yang halal dan lebih elegan. (*)

Achmad Marzoeki (Kang Juki)
Penulis novel “Pil Anti Bohong” dan “Silang Selimpat”.

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesta Kriya Jadi Ajang Belajar dan Mengapresiasi Wirausaha Lokal di Kebumen

    Pesta Kriya Jadi Ajang Belajar dan Mengapresiasi Wirausaha Lokal di Kebumen

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 2
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net GOMBONG – Untuk keempat kalinya, Roemah Martha Tilaar menyelenggarakan Pesta Kriya, sebuah festival yang mengusung misi edukasi di bidang kewirausahaan dan kerajinan lokal Kebumen. Roemah Martha Tilaar menyelenggarakan Pesta Kriya, sebuah festival yang mengusung misi edukasi di bidang kewirausahaan dan kerajinan lokal Kebumen. Festival yang berlangsung Jumat hingga Sabtu 21-23 September 2018 ini diisi […]

  • Nikmati Kudapan Sore di Meotel Kebumen Hanya Rp 17.400

    Nikmati Kudapan Sore di Meotel Kebumen Hanya Rp 17.400

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Memeriahkan Pemilu serentak, Meotel Kebumen memberikan berbagai promo menarik. www.inikebumen.net KEBUMEN – Memeriahkan Pemilu serentak, Meotel Kebumen menawarkan berbagai promo kamar dan makanan yang menarik, promo ini disebut “Jari Biruku”. Tak hanya promo kamar yang sangat murah, makanan spesial edisi pemilu pun dihadirkan dengan spesial menu pisang goreng dan kopi berhias bendera Indonesia. “Kudapan sore” […]

  • Jadwal Sholat Kebumen Hari Ini Kamis 22 Juni 2023: Lengkap Waktu Imsak, Terbit dan Duha

    Jadwal Sholat Kebumen Hari Ini Kamis 22 Juni 2023: Lengkap Waktu Imsak, Terbit dan Duha

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Jadwal sholat Kebumen INIKEBUMEN.net – Mengetahui jadwal sholat penting agar tepat waktu saat menunaikan kewajiban sebagai Umat Islam. Berikut jadwal sholat untuk wilayah Kabupaten Kebumen dan sekitarnya hari ini, Kamis, 22 Juni 2023. Jadwal sholat ini meliputi sholat lima waktu, dilengkapi waktu imsak, terbit dan duha. Dikutip dari laman Bimas Islam Kemenag, berikut jadwal sholat […]

  • Pemberdayaan Ekonomi Daerah Lewat Program Destara

    Pemberdayaan Ekonomi Daerah Lewat Program Destara

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    “Indikator pemilihan daerah, akan berbasis data, yakni dengan kategori tingkat kemiskinannya tinggi,” tutur Nawal. Nawal Nur Arafah Yasin INI Kebumen, SEMARANG – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah, memprioritaskan pemberdayaan ekonomi dalam program kerjannya.  Prioritas ini dipilih untuk mencermati kondisi pandemi COVID-19 yang berdampak besar pada eknomi masyarakat. Hal itu disampaikan oleh […]

  • Sinungrejo jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pertama di Kebumen

    Sinungrejo jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pertama di Kebumen

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Desa Sinungrejo, Kecamatan Ambal, menjadi desa pertama di Kabupaten Kebumen, yang ditetapkan menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Peluncuran yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kebumen ini diselenggarakan di Balai Desa Sinungrejo, Senin, 20 November 2017. Desa Sinungrejo, Kecamatan Ambal, ditetapkan menjadi desa pertama di Kabupaten Kebumen sebagai Desa […]

  • Selama 2021 Polres Kebumen Selesaikan 215 Kasus, 24 Diantaranya Kasus Persetubuhan Dibawah Umur

    Selama 2021 Polres Kebumen Selesaikan 215 Kasus, 24 Diantaranya Kasus Persetubuhan Dibawah Umur

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Polres Kebumen Rangking Satu Penyelesaian Kasus Terbanyak Tahun 2021 di Tingkat Polda Jateng  Kapolres Kebumen menerima penghargaan setelah berhasil menyelesaikan 215 kasus di 2021. INI KEBUMEN – Pada 2021, Polres Kebumen berhasil menyelesaikan 215 kasus. Meliputi 166 kasus yang dilaporkan 2021 dan 49 kasus tunggakan 2020. Atas keberhasilannya itu Polres Kebumen mendapat penghargaan dari Polda […]

expand_less
Langganan Berita OK No thanks